Religi  

Renungan Katolik, Dalam Dia Ada Hidup yang Berkelimpahan

Hidup yang Berkelimpahan

Senin, 09 Mei 2022
HARI BIASA, PEKAN PASKAH IV
Kis 11:1-18 & Yoh 10:1-10
[Thn. VI-SS/129/5/2022]

Marilah kita berdoa: ALLAH BAPA KAMI, jadikanlah kami umatMu kawanan domba-dombaMu yang KAU gembalakan dengan perantaraan Yesus Kristus. Anugerahkanlah kami kegembiraan yang sejati agar dapt menikmati sukacita abadi. Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami, kini dan sepanjang segala masa, Amin.

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada orang-orang Farisi, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba. Untuk dia penjaga membuka pintu, dan domba-domba mendengarkan suaranya; ia memanggil domba-dombanya, masing-masing menurut namanya, dan menuntunnya ke luar.

Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-dombanya itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari daripadanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka. Maka kata Yesus sekali lagi, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu kepada domba-domba itu. Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat; ia akan masuk dan keluar, dan menemukan padang rumput. Pencuri datang hanya untuk mencuri,
membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”

Dalam Dia Ada Hidup yang Berkelimpahan

Bersama Maria, dalam misteri-misteri Rosario, kita merenungkan kehidupan Yesus yang memancarkan kemurahan hati Bapa. Paus Fransiskus

Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,

Allah mencurahkan rahmatNya kepada siapa saja DIA mau, tanpa memandang latar belakang dan masa lalunya. Dari pihak kita, hanya keterbukaan hati untuk menerima rahmat itu dan mau bekerja sama dengannya.

Dalam bacaan pertama, kita telah melihat bersama bagaimana kepada bangsa-bangsa lain pun Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup (Kis 11:18). Buah pertobatan adalah hidup yang kekal, hidup dalam persatuan dengan BAPA dan PUTERA dalam kesatuan dengan Roh Kudus. Selain keterbukaan hati pada rahmat Allah, kita juga harus memiliki sebuah kerinduan yang mendalam akan rahmat Allah, jiwa kita harus haus akan Allah, akan Allah yang hidup (Mzm 42:3).

Keterbukaan hati dan kerinduan yang mendalam untuk bertemu dengan YESUS inilah yang mendorong kita untuk masuk dan tinggal di dalam kelimpahan Kehidupan Bersama Yesus.

Kita akan mengikuti jejakNya dan mendengarkan suaraNya yang sedang memanggil dan menuntun kita agar kita mempunyai hidup dan mempunyai dalam kelimpahan (Yoh 10:10). Karena itu, kita harus berani untuk masuk melalui PINTU yaitu YESUS sendiri.

Hidup yang berkelimpahan

YESUS sendiri mengatakan kepada kita, pada hari ini, Akulah pintu kepada domba-dombaku! Itu artinya, hanya melalui dan di dalam DIA kita akan selamat dan menyelamatkan semua orang yang tersesat agar bersama-sama menikmati hidup yang melimpah. Hidup yang berkelimpahan adalah hidup yang penuh sukacita: tanpa dendam, tanpa benci, tanpa iri hati, tanpa sakit hati, tanpa cemburu, tanpa curiga dan tanpa amarah. Mari kita bawa anggota keluarga dan komunitas kita untuk tinggal di dalam DIA dan mengalami pertobatan yang akan memimpin kita kepada hidup yang berkelimpahan kemurahan kasih Bapa. Biarlah keluarga dan komunitas kita memiliki hidup yang aman setiap anggotanya berkelimpahan Kasih Bapa agar di mana dan kapan saja kita selalu membagikan kehidupan yang penuh sukacita kepada sesama di sekitar kita. Di dalam Dia ada hidup yang berkelimpahan, tinggallah di dalam DIA selamanya! Jangan tunda lagi!

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV