Kemudian pada 25 September 2019, Pius dipilih oleh Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) untuk menjadi anggota BPK periode 2019-2023. Saat itu, pemilihan dilakukan melalui mekanisme voting.
Pemilihan itu dihadiri oleh 56 anggota Komisi XI dari 10 fraksi. Lima nama memperoleh suara terbanyak. Di antaranya Pius Lustrilanang (43 suara), Hendra Susanto (41 suara), Daniel Lumban Tobing (41 suara). Sementara itu, peserta inkumben Achsanul Qosasi dan Harry Azhar masing-masing memperoleh 31 dan 29 suara.
KPK belum menjelaskan kasus yang melibatkan Pius
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, penyegelan ruang kerja Pius dilakukan dalam rangka penyelidikan yang sedang dilakukan KPK. Namun, ia tak mau menjelaskan dalam kasus apa.


“Untuk yang perkara ini, karena masih terus berjalan tentu kami belum dapat menyampaikan keterkaitannya dengan perkara yang mana,” kata Ghufron saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Senin malam, 13 November 2023.
Ghufron mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan kasus tersebut setelah tim penyidik sudah rampung melaksanakan penyidikan.
“Nanti pada saat setelah teman-teman atau tim lidik dan sidik telah melaporkan kepada kami, akan kami sampaikan kepada masyarakat,” kata Ghufron.
Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan atau OTT terhadap dua pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi Papua Barat Daya, pada Minggu, 12 November 2023 dini hari.
Dua pejabat itu diduga melakukan tindak pidana korupsi dengan modus mengakali temuan BPK dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sorong Tahun Anggaran 2023.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












