PPK, Kontraktor dan Dinas PUPR Keroyokan Rampas Hak Warga Nanga

Warga Nanga
Bak air lama di Dusun Nanga, kindisinya kering tak terisi air. (Foto: infopertama)

Ruteng, infopertama.com – Warga Nanga kecewa dengan Proyek Pembangunan Broncaptering di Desa Bere Kecamatan Cibal Barat pada tahun 2021 yang mubazir. Pasalnya, proyek instalasi air minum bersih tersebut hanya instalasi pipa saja. Airnya tidak mengalir.

Pantauan infopertama.com di lokasi Sabtu, (15/01/2022) nampak air tidak mengalir.

Ady Paju (40), Warga Nanga di lokasi yang media ini temui mengaku kesal dengan ulah kontraktor dan pegawai dinas terkait yang ke lokasi saat PHO. Menurut Ady, sejak proyek air minum ini mulai penggerjaan hingga selesai sampai PHO air hanya mengalir dua hari saja.

“Air hanya dua hari saja jalan, setelah itu sampe sekarang sudah tidak ada air lagi.” Sebut Ady.

Bak Air di Pustu Nanga yang baru dibangun CV. Wae Dalit Indah (Foto: Terry Janu)

Ia melanjutkan, “Padahal kami sangat merindukan air minum di sini. Selama ini sejak saya lahir kami terus pakai air sungai Wae Racang.” Bebernya.

Senada dengan Ady, Igen, warga Nanga lain di lokasi juga mengaku kecewa. Menurutnya proyek ini hanya tuk hamburkan uang daerah. Bagaimana mungkin proyek air minum tapi airnya tidak ada.

Dapatkan update breaking news dan berita pilihan kami dengan mengikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV