PLN UIP Nusra Targetkan SMK Santo Aloysius Ruteng Jadi Pusat Pengembangan Motor Listrik di NTT

Ruteng, infopertama.com – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) dalam pengembangan ekosistem electric vehicle (EV) di wilayah Nusa Tenggara terus berlanjut. Setelah SMKN 3 Mataram sukses memperoleh sertifikat bengkel konversi pertama di NTB, PT PLN (Persero) UIP Nusra selanjutnya menargetkan SMK Swasta Santo Aloysius di Ruteng, Kab. Manggarai dapat menjadi pusat pengembangan motor listrik di NTT.

Untuk mewujudkan target tersebut, General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, mengatakan pihaknya akan mengusulkan SMK Santo Aloysius Ruteng ke Kementerian Perhubungan sebagai bengkel resmi dengan diterbitkannya sertifikat sebagai bengkel pemasangan, perakitan dan pemeriksaan untuk kendaraan sepeda motor listrik.

“Sebagai syarat untuk memperoleh sertifikat bengkel konversi, PLN akan mendukung SMK dari segi pelatihan tenaga ahli dan peralatan konversi,” ucap GM Abdul Nahwan.

Apabila target tersebut telah tercapai, sebagaimana SMKN 3 Mataram, GM Abdul Nahwan optimis SMK Santo Aloysius Ruteng dapat menjadi pusat pelatihan konversi kendaraan BBM ke listrik di Pulau Flores dan di NTT secara keseluruhan.

“PLN bergerak dalam mendukung Net-Zero Emissions (NZE) 2060, dari hulu kami mendapat mandat pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok dan hilirnya kami membangun ekosistem kendaraan listrik,” kata GM Abdul Nahwan.

Upaya PT PLN (Persero) UIP Nusra dalam membangun kesadaran akan pentingnya kendaraan ramah lingkungan di NTT melalui SMK Santo Aloysius Ruteng sudah dimulai sejak beberapa bulan sebelumnya.

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses