PLN UIP Nusra Ajak Media NTT Tinjau PLTU Timor-1, Perkuat Transparansi dan Edukasi Publik

“Fly Ash Bottom Ash (FABA) dari PLTU Timor-1 tidak termasuk limbah B3 dan dapat dimanfaatkan, antara lain sebagai bahan bangunan seperti batako,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Nusra, Bobby Robson Sitorus, menjelaskan bahwa PLTU Timor-1 menjadi infrastruktur strategis karena tidak hanya menyuplai listrik untuk wilayah Kupang, tetapi juga hingga ke Atambua, Kabupaten Belu — kota terbesar kedua di Pulau Timor.

“Kami bangga dapat mengajak media melihat langsung PLTU Timor-1. Kegiatan ini penting agar informasi yang disampaikan ke publik lebih akurat, sekaligus menunjukkan bahwa pasokan listrik ini turut mendukung wilayah lain melalui sistem transmisi,” kata Bobby.

Bobby menambahkan, beroperasinya PLTU Timor-1 juga diiringi dengan pelaksanaan berbagai program TJSL, seperti penanganan stunting, bantuan pembangunan gereja, peningkatan akses jalan menuju lokasi PLTU, serta program Desa Eco-Bahari yang digarap bersama Politeknik Kelautan dan Perikanan (KP) Kupang.

Dalam sesi tanya jawab, para wartawan diberi kesempatan menelusuri sejumlah area operasional PLTU Timor-1 dan melihat langsung penerapan prosedur kerja di lapangan.

Wartawan Garda Indonesia, Roni Banase, mengapresiasi inisiatif PLN yang membuka akses bagi media untuk melihat langsung aktivitas di objek vital nasional tersebut.

“Senang bisa melihat secara langsung proses kerja yang dilakukan di PLTU sebagai pabrik untuk menghasilkan listrik yang bisa digunakan untuk semua masyarakat di Pulau Timor,” ujar Roni.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses