Sementara itu, Area Program Manager Yayasan Plan International Indonesia, Samuel Absalom Niap, mengatakan bahwa SIAP Project dirancang untuk memperkuat kapasitas keluarga dan masyarakat dalam mendukung perkembangan anak usia dini melalui pendekatan pengasuhan positif yang berbasis kolaborasi lintas sektor.
Menurut Samuel, keberhasilan pembangunan anak usia dini tidak dapat dibebankan hanya kepada orang tua, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
“Melalui SIAP Project, kami ingin membangun sistem pendukung yang lebih kuat bagi keluarga sehingga setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang,” katanya.
la menjelaskan bahwa workshop ini menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun strategi bersama dalam mengimplementasikan program pengasuhan positif yang terintegrasi di Kabupaten Manggarai. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai tantangan yang dihadapi keluarga dalam proses pengasuhan anak diharapkan dapat diatasi secara lebih efektif.
Samuel juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai atas komitmennya dalam mendukung pelaksanaan SIAP Project. Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah merupakan faktor penting dalam menjamin keberlanjutan program dan memperluas dampaknya bagi masyarakat.
“Kami melihat komitmen yang sangat baik dari Pemerintah Kabupaten Manggarai dalam menempatkan isu anak dan keluarga sebagai salah satu prioritas pembangunan. Kami berharap kemitraan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi generasi masa depan Manggarai,” tambahnya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











