Pembersihan Puing Masif dan Pembangunan Huntara Digenjot Minggu Ini
Memasuki masa transisi, Pemkab Manggarai menetapkan sejumlah prioritas kerja cepat selama pekan ini:
Pembersihan Puing Masif: Dinas Perumahan dan Dinas PUPR diminta segera bergerak membersihkan puing-puing sisa reruntuhan. Fokus utama pembersihan difokuskan pada koridor jalan utama Ruteng-Reo, kawasan padat penduduk di Kota Reo, serta fasilitas pendidikan.
Pembangunan Hunian Sementara (Huntara): Pemerintah daerah memfasilitasi penyiapan lahan dan pembangunan huntara bagi warga yang rumahnya rusak berat. Para Camat diminta mengedukasi warga terdampak agar bersedia menempati huntara setelah selesai dibangun.
Penyediaan Lahan Relokasi: Bagi pemukiman warga yang harus direlokasi penuh (seperti permukiman berisi 10 hingga 40 KK), para camat diminta menginventarisasi ketersediaan lahan adat maupun tanah milik warga setempat sebelum memasuki musim penghujan di bulan November.
Evaluasi Layanan Kesehatan dan Kelas Darurat Beratap Seng
Bupati Hery juga memberikan catatan kritis terhadap evaluasi penanganan kesehatan korban bencana. Ia meminta Dinas Kesehatan dan seluruh Puskesmas meningkatkan kewaspadaan agar tidak ada lagi korban jiwa akibat keterlambatan penanganan atau rujukan medis.
“Dari total korban meninggal, sebagian besar terjadi pasca-hari pertama. Ini menjadi perhatian serius layanan kesehatan kita. Jika kondisi pasien memburuk, segera rujuk ke Ruteng atau Labuan Bajo. Jangan menunda penanganan medis,” lugasnya.
Sektor pendidikan pun tak luput dari perhatian. Pemkab Manggarai menolak penggunaan tenda kain tipis untuk kegiatan belajar mengajar darurat. Melalui Dinas PPO, pemerintah siap mendistribusikan material seng untuk membangun kelas-kelas darurat yang tahan terhadap cuaca dan hujan.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











