“Car Free Day bukan sekadar menutup jalan dari kendaraan bermotor, tetapi menghadirkan ruang bersama bagi masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi, menikmati lingkungan yang lebih bersih, sekaligus menggerakkan perekonomian lokal melalui partisipasi pelaku UMKM. Kami mengajak seluruh masyarakat Manggarai untuk datang bersama keluarga, sahabat, maupun komunitas dan bersama-sama menyukseskan kegiatan perdana ini,” ujar Zaldy.
Menurutnya, keberhasilan Car Free Day sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk membangun kebiasaan hidup sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta menggunakan ruang publik secara positif. Semangat gotong royong dan kebersamaan inilah yang ingin terus kita bangun melalui Car Free Day. Apabila pelaksanaan perdana ini berjalan baik, Pemerintah Kabupaten Manggarai berkomitmen menjadikannya sebagai agenda rutin yang semakin berkualitas dari waktu ke waktu,” tambahnya.
UMKM Didorong Manfaatkan Momentum Car Free Day
Selain menjadi ruang aktivitas masyarakat, Car Free Day juga diharapkan menjadi wadah pemberdayaan ekonomi kerakyatan melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah Kabupaten Manggarai membuka kesempatan bagi UMKM lokal untuk mempromosikan sekaligus memasarkan produk-produk unggulannya kepada masyarakat yang hadir.
Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja Kabupaten Manggarai, Frederikus I. Jenarut, mengatakan Car Free Day merupakan peluang strategis untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk-produk lokal Manggarai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











