Pelayanan Bumdam Tirta Komodo Jadi Sorotan, Dirut Marsel Beberkan Penyebabnya

1002953686
1002953685
1002953662

Selain Mata Air Wae Lerong, beberapa mata air yang mengalami bencana akibat cuaca ekstrim juga antara lain Wae Kokak di IKK Reok karena pipa transmisi 4 inch putus total pada 20 Januari. Berikutnya, di IKK Langke Majok kebocoran pipa 3 inch (20/01) dari sumber mata air Wae Ao berdampak pada pelayanan di wilayah Pedang, Golo Namut, Joeng dan kompleks SMAN Langke Majok.

Selanjutnya, pada 24 Januari mata air Wae Pong dan Wae Raping juga terkena bencana pipa patah dan bocor sehingga berdampak pada wilayah sebagian jalur Ngencung hingga Jalur Gewak Gereja Kumba. Dan, Redong hingga sebagian jalur Perumnas yang bersumber dari Wae Raping.

Dan, pada 25 Januari bencana alam banjir juga terjadi di IKK unit Bangka Lao yang menyebabkan pipa putus total. Lalu, mata air Wae Garit II di IKK Unit Rado untuk penyaluran wilayah Rakas dan Dopo terhambat karena pipa 3 inch patah.

Lebih lanjut, Dirut Marsel menegaskan pihaknya tidak tinggal diam dengan semua kondisi tersebut. Ia mengaku pihak BUMDAM Tirta Komodo langsung melakukan upaya perbaikan agar pelayanan kepada pelanggan kembali seperti semula.

“Kami tidak diam, usai kejadian tim kami langsung turun lokasi tuk lakukan perbaikan. Lama waktu perbaikan sangat tergantung lokasi dan tingkat kerusakan yang terjadi. Kalau pipa bocor dalam hitungan jam saja sudah bisa beres.” Ujar Marselus yang didampingi Wely Jeneo, Netty Bom dan beberapa pejabat struktural di BUMDAM Tirta Komodo.

Tetapi, lanjut Marselus, pada kerusakan tertentu seperti di Wae Lerong pihaknya membutuhkan waktu yang cukup lama karena tingkat kerusakannya besar dan lokasinya jauh.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel