Pakai Produk Konversi SMKN 3 Mataram, Pengguna KLBB: Jauh Lebih Hemat

“Kalau motor konversi sekali charge sampai full itu jumlah kwh yang kita pakai sekitar 3 atau 4 kwh atau sekitar Rp4.500 selama satu hari, kalau dikali 7 hari cuma sekitar Rp30.000,” ucap Khairil Anwar.

Selain BBM, sebelum beralih ke motor konversi, Khairil Anwar juga perlu menyisihkan dana untuk keperluan ganti oli yang bisa menghabiskan dana sekitar Rp140.000.

“Setelah saya pakai motor konversi itu zero oli. Tidak ada oli sama sekali yang kita butuhkan. Jadi itu yang menyebabkan penggunaan motor listrik ini banyak efisiensi yang kita dapat sebagai pengguna,” kata Khairil Anwar.

Bukan cuma berdampak positif bagi pengguna, motor konversi juga berpengaruh baik terhadap lingkungan, terutama dalam menekan angka polusi udara. Melalui peralihan ke motor konversi yang ramah lingkungan, Andi Rahmansyah dan Khairil Anwar, masing-masing telah berkontribusi menurunkan emisi gas karbondioksida sebesar 1,9 kg per 40 km.

Andi Rahmansyah dan Khairil Anwar adalah dua di antara sekian peserta yang terdaftar dalam program konversi gratis SMKN 3 Mataram. SMKN 3 Mataram terpilih sebagai penyelenggara konversi gratis untuk wilayah Mataram melalui kerja sama yang intens dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) sejak 2021.

Bersama PT PLN (Persero) UIP Nusra, SMKN 3 Mataram telah berhasil menciptakan sejumlah produk kendaraan listrik, mulai dari R-One Smekti sampai dokar listrik, dan telah hadir dalam sejumlah event eksibisi nasional.

General Manager (GM) PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen untuk menghadirkan ekosistem kendaraan listik di wilayah Nusra melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) guna mendukung transisi energi dan green tourism di NTB.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel