Selain itu, dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, komunitas adat, kelompok perempuan, pelaku ekonomi kreatif, pemuda, hingga pelaku usaha turut menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan pembangunan di Manggarai.
Secara umum, arah kebijakan pembangunan Kabupaten Manggarai Tahun 2025 mengusung tema pembangunan berwawasan lingkungan yang ditopang oleh lima pilar utama, yakni peningkatan ekonomi berbasis pembangunan berwawasan lingkungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat yang partisipatif, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan yang inklusif, optimalisasi pembangunan budaya dan pariwisata berkelanjutan, serta peningkatan tata kelola pemerintahan yang profesional.
Dari aspek pengelolaan keuangan daerah, kinerja pendapatan daerah menunjukkan capaian yang cukup baik. Target pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp1,27 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,21 triliun atau sekitar 95,26 persen. Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp147,79 miliar dengan realisasi Rp132,74 miliar atau 89,33 persen, yang memberikan kontribusi sebesar 10,88 persen terhadap total pendapatan daerah.
Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan sumber lainnya masih menjadi komponen utama dalam struktur pendapatan daerah, dengan realisasi mencapai lebih dari 96 persen dari target yang ditetapkan. Capaian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai mampu beradaptasi dengan dinamika kebijakan fiskal yang cenderung berubah, sekaligus menjaga kesinambungan pelaksanaan pembangunan daerah.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











