Cepat, Lugas dan Berimbang

Natal dan Tahun Baru Bersama Tim Kepok dan UBSP Wela Momang

“Mari Kita ke Betlehem Berziarah Bersama Dalam Pengharapan”

Ruteng, infopertama.com – Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Tim Kepok bersama UBSP Wela Momang menggelar perayaan Natal dan Tahun Baru bersama dengan tema “Mari Kita ke Betlehem Berziarah Bersama Dalam Pengharapan” pada Sabtu siang di rumah kediaman Bapak Adol Gabur, Tebing Tinggi, Ruteng.

Acara ini menjadi momentum istimewa bagi seluruh anggota Tim Kepok untuk kembali meneguhkan semangat persaudaraan, memperkuat kebersamaan, serta memperdalam makna Natal sebagai perayaan kasih, kedamaian, dan pengharapan.

Soliditas yang Tetap Terjaga

Dalam sambutannya, Ketua Tim Kepok, Kristo Mboi, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dan kekompakan Tim Kepok sejak terbentuk pada Juni 2024. Meski berawal dari semangat kerja bersama, Tim Kepok kini telah tumbuh menjadi wadah persaudaraan yang solid dan berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Sejak terbentuk, Tim Kepok tetap kompak dan saling mendukung. Kami ingin kebersamaan ini tidak hanya terjaga, tetapi juga menjadi sumber kekuatan untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat,” ujar Kristo Mboi.

Sebagai upaya mempererat tali kebersamaan, Tim Kepok kemudian membentuk kelompok arisan dan unit simpan pinjam dengan nama UBSP Wela Momang. Kehadiran UBSP ini diharapkan dapat memperkuat hubungan sosial-ekonomi antaranggota, sekaligus menjadi wadah saling bantu yang berkelanjutan.

Tim Kepok beranggotakan berbagai unsur penting masyarakat: tokoh agama, tokoh masyarakat, para tua gendang di Kecamatan Langke Rembong, serta tokoh pemuda dan perempuan yang menjadi representasi 20 kelurahan di kecamatan Langke Rembong. Keragaman latar belakang ini menjadi modal utama dalam menjaga komunikasi sosial dan memperkuat hubungan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Kristo Mboi menegaskan bahwa Tim Kepok tetap loyal dan solid mengawal kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai selama lima tahun ke depan, sebagai bentuk tanggung jawab moral dan dukungan terhadap visi pembangunan yang berpihak kepada masyarakat.

Apresiasi dan Arahan Bupati Manggarai

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E., M.A., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Kepok dan UBSP Wela Momang atas kekompakan dan semangat kebersamaan yang terus terjaga.

“Saya mengucapkan terima kasih atas soliditas Tim Kepok yang tetap kompak dan konsisten mendukung arah pembangunan daerah. Kehadiran tim ini sangat berarti dalam memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati mengajak seluruh anggota Tim Kepok agar menjadi corong informasi yang baik dan terpercaya, khususnya dalam menyampaikan program dan kebijakan pembangunan kepada masyarakat. Menurutnya, informasi yang benar dan konstruktif menjadi kunci dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap program pemerintah.

Lebih lanjut, Bupati Hery Nabit memaparkan sejumlah program prioritas pembangunan Kabupaten Manggarai tahun 2026, antara lain:

  1. Menuntaskan pembangunan jalan Golowelu–Cancar (HRS) sebagai jalur strategis penghubung antarwilayah.
  2. Menuntaskan pembangunan jalan Ramut–Dintor hingga perbatasan Manggarai Barat (HRS).
  3. Peningkatan penanganan sampah di dalam Kota Ruteng demi menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
  4. Perluasan jaringan penerangan umum di wilayah perkotaan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
  5. Peningkatan program pertanian, terutama pemberdayaan petani dan penguatan produksi lokal.
  6. Pembangunan rumah gendang akan tetap dijalankan meskipun pada tahun 2026 ini tidak sebanyak tahun sebelumnya namun akan kembali ditingkatkan pada tahun 2027.

Menurut Bupati, seluruh program tersebut memerlukan dukungan dan kolaborasi semua pihak, termasuk Tim Kepok, agar pelaksanaan pembangunan berjalan efektif dan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pinjaman Daerah Tetap Akan Dilakukan

Selain memaparkan program prioritas, Bupati Herybertus G. L. Nabit juga menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai tetap akan melakukan pinjaman daerah sebagai salah satu langkah strategis untuk mempercepat pembangunan. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi efisiensi anggaran pada tahun 2026, yang berdampak pada keterbatasan ruang fiskal daerah.

Menurut Bupati, pinjaman daerah dilakukan secara terukur, hati-hati, dan bertanggung jawab, dengan fokus pada pembiayaan infrastruktur strategis yang memberikan dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026, pemerintah daerah tetap harus bergerak. Karena itu, pinjaman daerah menjadi salah satu opsi yang rasional untuk memastikan program-program prioritas tetap berjalan dan percepatan pembangunan tidak terhambat,” tegas Bupati.

Ia menambahkan bahwa penggunaan pinjaman daerah akan diarahkan secara tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas serta tidak membebani keuangan daerah di masa depan.

Menjaga Demokrasi Ditengah Dinamika Politik

Menyikapi dinamika politik yang berkembang, Bupati menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan hak-hak rakyat, khususnya dalam menjaga pelaksanaan demokrasi yang sehat dan berkeadilan. Bupati menekankan bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung merupakan hak konstitusional rakyat yang harus dijaga dan diperjuangkan bersama.

Menurut Bupati, Pilkada langsung memberikan ruang bagi masyarakat untuk menentukan pemimpinnya secara bebas, jujur, dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, segala bentuk upaya yang dapat mengurangi, membatasi, atau mengaburkan hak politik rakyat harus disikapi secara bijak dan konstitusional. Pemerintah daerah, kata Bupati, akan selalu berdiri di garis depan dalam memastikan suara rakyat tetap menjadi fondasi utama dalam sistem demokrasi.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan kedewasaan politik di tengah perbedaan pandangan. Dinamika politik yang berkembang hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi proses pembelajaran demokrasi yang bermartabat. Ia juga menegaskan bahwa perjuangan atas hak-hak rakyat tidak boleh berhenti pada momentum politik semata, tetapi harus terus diwujudkan dalam kebijakan dan pelayanan publik yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Menutup pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa komitmen memperjuangkan Pilkada langsung adalah bagian dari tanggung jawab moral dan politik pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan rakyat. Dengan tetap menjunjung tinggi nilai demokrasi, diharapkan proses politik ke depan dapat berjalan secara damai, adil, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Rayakan Natal dengan Hikmat dan Sukacita

Menutup sambutannya, Bupati Herybertus Nabit juga menghimbau agar perayaan Natal dan Tahun Baru pada tahun-tahun mendatang dilaksanakan dengan penuh hikmat, sukacita, dan kegembiraan, dalam suasana damai dan kebersamaan.

Bupati mengajak masyarakat untuk menampilkan inovasi dan kreativitas dalam setiap perayaan, terutama dalam kreativitas pembuatan lampu Natal, Kandang Natal dan Pohon Natal, sebagai ekspresi kegembiraan dan simbol persatuan.

“Rayakan Natal dengan hati yang gembira, dengan damai, dan penuh semangat kebersamaan. Biarkan kreativitas kita dalam membuat lampu Natal, kandang Natal dan pohon Natal menjadi wujud nyata sukacita iman dan persaudaraan,” ujar Bupati penuh semangat.

Kehadiran Tokoh dan Pejabat Daerah

Perayaan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu, , para sesepuh Tim Kepok, Bapak Setus Mitak (mantan Sekda Manggarai), Bapak Adol Gabur (mantan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai), Plt. Sekda Manggarai Bapak Lambert Paput, Camat Langke Rembong serta para pimpinan perangkat daerah seperti Kadis Penngendalian Penduduk & KB, Kadis Pertanian, Kabag Hukum, Kabag ULP, Kabag Organisasi, dan seluruh anggota Tim Kepok serta UBSP Wela Momang.

Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan ditutup dengan tukar kado sebagai simbol kasih dan kebersamaan. Suara tawa, doa, dan nyanyian Natal menggema, menciptakan suasana hangat dan damai di malam penuh berkat tersebut.

Melalui perayaan ini, Tim Kepok dan UBSP Wela Momang menegaskan tekad untuk terus menjadi mitra pemerintah dalam membangun Manggarai yang sejahtera, bersih, berkelanjutan, dan berdaya saing sembari menjaga semangat persaudaraan dan kasih Natal di tengah masyarakat.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel