Musrenbangkab RKPD dan Rembuk Stunting 2026, Bupati Hery Singgung Dampak Efisiensi Anggaran

Oplus_131072

Ruteng, infopertama.com – Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit, SE.,MA membuka kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rembuk Stunting dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2026, bertempat di aula Ranaka kantor Bupati Manggarai, Rabu 26 Maret 2025.

Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Manggarai Fabianus Abu,S.Pd, Sekretaris Daerah Drs. Jahang Fansi Aldus, Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, pimpinan perangkat daerah, unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan BUMN/BUMD, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, para camat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, ketua konsorsium disabilitas Manggarai, ketua Pertuni serta undangan lainnya.

Kegiatan ini juga diikuti oleh Plt. Kepala Baperida Provinsi NTT dengan melakukan pemaparan materi melalui sambungan Virtual.

Bupati Herybertus Nabit di awal sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para camat, lurah dan kepala desa yang telah menyelesaikan Musrenbang kecamatan, kelurahan maupun Musrenbang desa.

Bupati Hery mengungkapkan terkait efisiensi anggaran yang berdampak pada anggaran yang hilang terutama melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Bupati Hery merinci dana DAK yang hilang atau nol ini adalah DAK bidang jalan sebesar 34 miliar, DAK bidang irigasi 6 miliar, DAU (spesifik grant) untuk jalan atau bina marga sebesar 36 miliar.

“Itu artinya kalau mengikuti proses efisiensi itu, kita tidak bisa membangun jalan, tidak bisa membangun irigasi setidaknya seperti yang ada dalam DAK. Tetapi tuntutan masyarakat tidak begitu. Pemerintah tidak bisa tidak membangun irigas dan perbaiki jalan rusak. Karena itu harus dilakukan pemotongan agar irigasi bisa dibangun, jalan bisa direhab.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel