Menjaga Kesehatan Mental: Merawat NKRI

Kesehatan Mental
Cresensia Jiman, Mahasiswa UNIKA St. Paulus Ruteng Program Keperawatan (Dok. Pribadi)

Kesehatan Mental

Kesehatan mental menjadi salah satu poin penting bagi proses lanjut hidup manusia. Manusia dan pribadi yang sehat adalah jaminan ketahanan bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia. Jika masyarakat atau manusia Indonesia ada dalam posisi sakit maka secara otomatis seluruh tatanan kehidupan bangsa terganggu.

Kesehatan mental terganggu, maka kualitas hidup dan fisik manusia juga menurun. Seseorang dapat dikatakan sehat secara mental ketika ia merasa sejahtera, baik secara psikologis, emosional, maupun sosial. Kesehatan mental berpengaruh terhadap bagaimana seseorang berpikir, merasakan, bertindak, membuat keputusan, dan berinteraksi dengan orang lain.

World Health Organization (WHO)

Kesehatan mental adalah terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara fungsi-fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem-problem yang biasa terjadi, dan merasakan secara positif kebahagiaan dan kemajuan dirinya (Daradjat, 1983).

Disini menggarisbawahi bahwa seseorang mampu mewujudkan keharmonisan antara fungsi jiwanya seperti berpikir, merasa, dan lain-lain, serta mereka senantiasa berpikir secara positif dan mampu menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi dalam hidupnya.

Menurut WHO (Rasmun, 2001) menyebutkan bahwa terdapat beberapa kriteria orang yang sehat secara jiwa dan mental, antara lain: mampu menyesuaikan diri dengan baik pada kenyataan, adanya kepuasan dalam diri baik kepuasan atas usaha atau memberi sesuatu, adanya hubungan antar manusia seperti sikap saling tolong-menolong, introspeksi diri, menyelesaikan permusuhan secara kreatif dan konstruktif dan mempunyai rasa kasih sayang. 

Dari kriteria yang disebutkan oleh WHO tersebut wajiblah dimiliki oleh setiap individu, karena berhubungan dengan kondisi mental mereka. Jika kriteria tersebut dapat dimiliki oleh setiap individu, maka dapat meminimalisir terjadinya kondisi mental yang tidak sehat pada individu.

Mengapa Perlu Menjaga Kesehatan Mental?

Pada titik perjuangan hidup manusia di dunia, maka menjaga keseimbangan hidup itu adalah yang fundamental. Hal ini mulai dari kepekaan dan kesadaran terhadap kesehatan mental tak hanya berlaku pada orang dewasa yang sedang produktif, tetapi juga anak-anak, remaja, bahkan lansia.

Orang dengan kesehatan mental yang prima dapat beraktivitas secara produktif dan menggunakan potensi yang dimilikinya dengan maksimal. Ia juga mampu berpikir positif dan jernih ketika dihadapkan dengan berbagai persoalan. Hal ini akan menuntun dirinya menjadi pribadi yang lebih baik dalam menyikapi masalah.

Mental yang sehat juga baik untuk kehidupan sosial. Orang dengan mental yang sehat dapat berkomunikasi lebih baik, mudah bergaul, dan memiliki pertemanan yang sehat. Ia juga lebih mampu memberikan kontribusi yang baik kepada komunitas atau orang-orang di sekitarnya.
Tidak hanya itu, kesehatan mental juga dapat memengaruhi kesehatan fisik. Seperti kata pepatah “di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat”, seseorang dengan kesehatan mental yang baik terbukti berisiko lebih rendah terkena penyakit kronis, seperti stroke, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

“Mens sana in corpora sano” adalah ungkapan yang sangat fundamental untuk kehidupan yang sehat. Ungkapan ini biasa diterjamahkan kedalam bahasa Indonesia yaitu “di dalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat”.

Proses untuk menjadi sehat tentu dengan perjuangan yang gigih oleh insan manusia. Dengan demikian, proses untuk sampai menemukan tubuh sehat lahir dari kemauan, kemauan yang merupakan kebutuhan yang paling hakiki manusia.

Kesehatan Mental dan Covid-19

Seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sedang mengalami Crisis. Corona Virus Diases (Covid-19) menjadi satu krisis yang mengundang berbagai pihak untuk serius menanggulanginya. Mulai dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa bahkan sampai kepada personal manusia.

Saya mengatakan personal manusia, ya menjadi solusi alternatif pertama dan utama berhadapan dengan Virus yang mematikan ini, yaitu covid-19. Karenanya, totalitas manusia secara pribadi menjadi senjata pemusnah covid-19 atau bisa saja persona manusia bisa menjadi satu bom untuk memusnahkan sesamanya atau sebagai pesona covid-19.

Begitu banyak perjuangan untuk memerangi kasus covid-19 ini. Semua unsur pemeritahan, TNI, POLRI, lembaga-lembaga swasta dan berbagai pihak serta tentunya pribadi-pribadi yang sudah dengan caranya sendiri untuk berada di garda terdepan melawan covid-19.

Namun, perlawanan itu tidak cukup untuk memusnahkan covid-19. Oleh karena itu, bagaimana sebenarnya cara yang ampuh untuk memerangi virus atau covid-19?

Merawat NKRI

Bagi Negara-negara maju tentu dengan perjungan yang gigih dengan salah satunya menciptakan antibody dan obat-obatan. Hemat saya, segala hasil temuan itu patut dibanggakan pun patut juga dikritisi karena pasti memiliki efek samping bagi kelanjutan hidup manusia itu sendiri.

Di Indonesia secara umum bahwa obat itu belum disadari secara penuh. Lantas, ada apa di balik ini semua dan apakah rahasia itu sebenarnya?

Kesehatan mental erat dengan kata mens sana in corpora sano mengandung makna filosofis yang tinggi dan inilah senjata untuk melawan covid-19 di seluruh dunia. Senjata ini tidak membutuhkan biaya sama sekali, sederhana bahkan tidak menghancurkan tatanan kehidupan di bidang ilmu dan pengetahuan lainnya.

Bahkan muncul dalam seluruh realitas kehidupan manusia secara penuh tanpa memengaruhi tatanan lainnya. Berdasarkan pada konsep sederhana ini, tawaran bagi kita orang Indonesia secara umum dan khususnya NTT, Apakah kita mau sehat dan apakah kita sudah sadar untuk meninggalkan virus mematikan ini?

Kesehatan Mental dan Kesadaran Diri

Kesehatan mental muncul dari sebuah kesadaran. Kesadaran diri dimulai dari dalam diri sendiri, atau persona yang sadar. Filsuf besar Rene Descartes mengatakan: Cogito ergo sum, artinya Aku berpikir maka aku Ada. Menegaskan kepada manusia bahwa manusia mampu berpikir dan tentunya dengan berpikir ia mampu membawa dirinya kepada kesadaran tentang dirinya.

Tentu hal ini membawa manusia untuk salalu merawat NKRI yang sudah dibekali ratio, akal budi untuk bisa membela kehidupannya. Keyakinan besar untuk mengatakan aku, kamu, kita harus sehat, seyogianya dikumandangkan oleh setiap pribadi manusia di bumi pertiwi ini.

Inilah senjata yang paling ampuh dan tidak mebutuhkan biaya di dunia ini. Keyakinan diri sebagai persona yang sehat menjadi sebuah ungkapan untuk melakukan pola hidup yang sehat dengan tetap mengikuti protokol kesehatan serta mengonsumsi obat-obatan baik melalui suntikan atau tablet tentu sebagai penegasan bahwa aku harus bisa sehat bagi yang lain.

Kesehatan mental perlu dijaga demi ketahanan dan proses perjuangan NKRI yang tangguh dan bisa menjadi generasi bangsa, generasi PANCASILA yang sehat.

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV