Lomba Promosi Desa Wisata Kemendes Berhadiah Total Rp1 Miliar Lebih

Lomba Promosi Desa Wisata Kemendes Berhadiah Berhadiah Total Rp1 Miliar Lebih
Dari Kiri ke Kanan: Bupati Matim Agas Andreas, Mendes PDTT Halim Iskandar, Edistasius Endi Bupati Mabar dan Sugito Dirjen PDP.

Labuan Bajo, infopertama.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) sedang menyiapkan platform promosi dan lomba promosi desa wisata. Dalam perlombaan tersebut, Kemendes PDTT menyiapkan total hadiah Rp1 miliar lebih.

Menurut Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar, promosi merupakan hal penting untuk mempopulerkan desa wisata. Meski demikian, tidak boleh keluar dari akar budaya sebagaimana tujuan SDGs Desa ke 18.

“Wisata itu yang penting promosinya. Kalau promosinya bagus, orang juga pasti tertarik,” tegas Halim Iskandar, dalam keterangan tertulis Selasa (7/12/2021).

Ia menyampaikan hal itu saat mengunjungi Desa Wae Lolos, Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungan ini dalam rangka meresmikan berbagai Bantuan Pembangunan Sarana dan Prasarana Pendukung Pengembangan Objek Wisata Tahun 2021 Desa Wae Lolos dan Sano di Kabupaten Mabar. Juga Desa Nanga Mbaur dan Desa Compang Ndejing di Kabupaten Manggarai Timur.

Fasilitas Penunjang

Masing-masing desa tersebut mendapatkan bantuan sebesar Rp600 juta untuk membangun berbagai fasilitas penunjang desa wisata. Desa Wisata Wae Lolos berhasil bangun beberapa fasilitas seperti toilet umum, kolam air panas, dan gazebo.

Ketahui, desa wisata Wae Lolos memiliki kolam air panas yang memiliki beberapa manfaat, salah satunya untuk kesehatan. Menurut Halim Iskandar, harus menyebarluaskan hal ini ke seluruh masyarakat sehingga Labuan Bajo tidak hanya tentang wisata di tengah kota.

“Kabupaten Manggarai baik Timur dan Barat, ini tidak bisa hanya bicara Labuan Bajo. Ada desa-desa yang harus kita ketahui totalitasnya. Wisatawan datang tidak hanya di Labuan Bajo. Tapi juga desa wisata yang enggak kalah menarik dari wisata tengah kota,” imbuhnya.

Lebih lanjut Halim Iskandar mengatakan datang ke desa secara langsung adalah hal wajib di setiap kunjungan kerja. Ia menyebut bahwa membangun Indonesia harus lakukan dari desa dengan segala potensinya.

“Kalau saya ke satu daerah yang saya tuju pertama adalah desa. Desa pasti punya ciri khas dan membangun desa adalah sebuah keharusan. Sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditunda-tunda lagi,” papar Halim Iskandar.

Dalam kesempatan itu, Halim Iskandar juga mendapatkan apresiasi dari Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi. Edistasius menyebut hanya menteri Halim Iskandar ini yang datang langsung mengunjungi desa di Labuan Bajo.

“Banyak menteri yang datang ke Labuan Bajo ke Manggarai Barat tapi hanya Menteri Desa yang datang ke desa di Manggarai barat,” jelas Edistasius.

Selain Gus Halim dan Bupati Manggarai Barat, turut hadir Dirjen PDP, Sugito dan Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas.

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV