Ruteng, infopertama.com – Komisi IX DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik dalam rangka pelayanan kesehatan pada daerah terdampak bencana di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 21–23 Agustus 2026.
Kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027, dengan fokus utama memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak Gempa Bumi Magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai tetap berjalan dan kebutuhan kesehatan masyarakat dapat ditangani secara optimal.
Rombongan Komisi IX DPR RI diterima oleh Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit di Posko Tanggap Darurat Bencana Kabupaten Manggarai, Jumat malam (21/8/2026) pukul 23.16 WITA.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati menyampaikan perkembangan terkini penanganan dampak gempa, khususnya kondisi korban dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Bupati: 31 Korban Meninggal Dunia, Ditambah Satu Relawan
Dalam paparannya kepada rombongan Komisi IX DPR RI, Bupati Hery Nabit menyampaikan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi hingga saat itu mencapai 31 orang.
Selain korban dari masyarakat, terdapat pula satu orang relawan kemanusiaan yang meninggal dunia saat menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terdampak.
“Data korban meninggal dunia saat ini 31 orang, ditambah satu relawan kemanusiaan,” ujar Bupati Hery Nabit.
Secara khusus, Bupati menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ahmad Zaki Ali, Founder Yayasan Gerak Bareng, yang meninggal dunia pada Jumat, 21 Agustus 2026.
“Kita tentu sangat berduka atas kepergian saudara Ahmad Zaki Ali. Beliau datang ke Manggarai untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana. Dedikasi dan kepeduliannya merupakan bagian dari semangat kemanusiaan yang patut kita hormati,” kata Bupati.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












