Kisruh Perekrutan Perangkat Desa di Reok Barat Berakhir Damai dengan Catatan

Ruteng, infopertama.com – Kisruh perekrutan Perangkat Desa pada beberapa desa di wilayah Kec. Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT yang akhir-akhir ini menjadi sorotan publik, kini berakhir damai. Namun, dengan beberapa catatan.

Pemberitaan sebelumnya, menyebutkan kalau perekrutan perangkat Desa Kecamatan Reok Barat dinilai tidak transparan.

Bahkan indikasi dugaan yang menyebutkan kalau Camat Reok Barat, Tarsisius Ridus Asong sebagai aktornya. Ia menskenariokan pemilihan perangkat Desa di Wilayah Reok Barat tersebut.

Berdasarkan pantauan awak media, Jumat, (16/09/2022), para peserta calon perangkat Desa di Reok Barat kembali mendatangi Kantor Kec. Reok Barat untuk mempertanyakan hasil rekomendasi keputusan penilaiaan seleksi tes perangkat Desa yang Camat Reok Barat terbitkan.

Alhasil, camat Reok Barat merespon baik kunjungan tersebut. Ia pun menanggapi tuntutan peserta calon perangkat desa tersebut.

Dari hasil pertemuan tersebut, Camat Reok Barat, Tarsisius Ridus Asong, mengeluarkan surat pernyataan sikapnya di atas meterai sepuluh ribu. Camat Tarsisius menyatakan siap bertanggung jawab atas kisruh rekomendasi yang telah ia terbitkan secara sepihak tanpa menunggu hasil keputusan panitia seleksi perekrutan perangkat Desa tingkat Kecamatan Reok Barat.

Lebih lanjut Camat Reok Barat menegaskan bahwa keputusan mutlak terkait penyelesaiaan kisruh perekrutan perangkat Desa tersebut akan tetap dipertimbangan oleh keputusan Dinas PMD Kabupaten Manggarai.

Dinas PMD Kabupaten Manggarai akan meninjau kembali terkait hasil keputusan rekomendasi tersebut, sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku. Untuk itu harapannya kita semua tetap bersabar menunggu keputusan Dinas PMD terkait persoalan ini.

Untuk itu, Camat Reok Barat, menugaskan Kesra Kecamatan Reok Barat, Heribertus Jehali, agar segera berkoordinasi dengan Dinas PMD, untuk mendapatkan informasi petunjuk secepatnya terkait persoalan tersebut.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Eugius Semar Wangge (35), selaku salah satu peserta calon perangkat Desa Loce, mengatakan bahwa, terkait surat pernyataan Camat Reok Barat, akan tetap kami kawal, sampai adanya informasi kepastian keterbukaan dari hasil yang menjadi keputusan mutlak pihak Pemerintah Kecamatan Reok Barat.

Sehingga tidak ada mempelintirj persoalan perekrutan perangkat Desa di Kecamatan Reok Barat untuk kepentingan-kepentingan tertentu. Tetapi, benar-benar transparan dan tidak ada yang tutup-tutupi.

Hadir pada pertemuan tersebut Babinkantimas dari satuan Polsek Reo dan Babinsa Koramil 1612-03/ Reo serta awak media.