Cepat, Lugas dan Berimbang

KIP Kuliah 2026 Diperluas hingga Desil 4, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Jakarta, infopertama.com – Pemerintah memperluas KIP Kuliah 2026 hingga menjangkau mahasiswa dari keluarga Desil 4 (kategori rentan miskin).

Melalui Kemendiktisaintek, pemerintah menyiapkan anggaran Rp15,32 triliun bagi 1,04 juta mahasiswa penerima bantuan.

Kebijakan ini menjadi upaya pemerintah memastikan akses pendidikan tinggi tetap terbuka bagi keluarga kurang mampu.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Brian Yuliarto menegaskan, perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat rentan merupakan komitmen negara. Terutama memastikan tidak ada anak bangsa gagal melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi.

“Kami mengajak seluruh anak-anak Indonesia dari keluarga kurang mampu. Khususnya lulusan SMA dan SMK, untuk tidak ragu melanjutkan kuliah. KIP Kuliah hadir sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih baik,” seru Brian, Senin (23/2/2026).

Prioritas Penerima KIP Kuliah 2026

Mulai 2026, penerima KIP Kuliah diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK yang:

1. Merupakan penerima Program Indonesia Pintar (PIP) SMA/sederajat

2. Terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) pada Desil 1 hingga Desil 4, yang dikelola Kementerian Sosial.

Dalam sistem DTSEN, masyarakat dikelompokkan berdasarkan tingkat kesejahteraan, yakni:

DesilI 1 : Sangat Miskin (Kemiskinan Ekstrem)

Desil 2: Miskin

Desil 3: Hampir miskin

Desil 4: Rentan miskin

Khusus KIP Kuliah, perluasan dilakukan hingga Desil 4. Dimaksudkan menjangkau kelompok keluarga yang masih rawan terdampak krisis dan kesulitan pembiayaan pendidikan.

Jalur Masuk dan Distribusi Kuota

Untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), penerima KIP Kuliah diprioritaskan bagi mahasiswa yang lolos melalui jalur SNBP dan SNBT.

Sementara itu, di Perguruan Tinggi Swasta (PTS), kuota KIP Kuliah akan didistribusikan oleh LLDikti berdasarkan daya tampung dan akreditasi program studi.

“Kebijakan ini diambil untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Jadi diberikan kepada calon mahasiswa berprestasi dari keluarga miskin dan rentan miskin,” ungkap Brian.

Pendaftaran Resmi Dibuka hingga Oktober 2026

Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi telah resmi membuka pendaftaran KIP Kuliah Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran dibuka mulai 3 Februari hingga 31 Oktober 2026 dan terintegrasi dengan seluruh jalur masuk perguruan tinggi nasional. Mulai dari SNBP, UTBK-SNBT, hingga jalur mandiri PTN dan PTS.

Kemendiktisaintek menekankan pentingnya sinkronisasi data dengan Dapodik. Tiga data utama yang wajib valid adalah NISN, NPSN dan NIK. Ketidaksesuaian data berpotensi menggagalkan proses verifikasi administratif.

Syarat Akademik dan Ekonomi

Calon penerima KIP Kuliah jalur SNBP wajib:

1. Lulusan SMA/SMK/sederajat

2. Diterima di PTN atau PTS dengan program studi terakreditasi A/Unggul atau B/Baik Sekali. Program studi akreditasi C/Baik masih dimungkinkan dengan pertimbangan khusus.

3. Memiliki potensi akademik baik

Selain akademik, calon mahasiswa harus memenuhi kriteria ekonomi, antara lain:

1. Pemegang KIP aktif

2. Penerima PKH, BPNT, KKS, atau terdata dalam DTSEN maksimal Desil 4

3. Berasal dari panti asuhan/panti sosial

4. Penghasilan orang tua maksimal Rp4 juta per bulan atau Rp750 ribu per anggota keluarga.

Cara Daftar Akun KIP Kuliah 2026

1. Akses laman resmi https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/

2. Buat akun KIP Kuliah dengan mengisi NIK, NISN, NPSN dan email aktif

3. Sistem akan memvalidasi data kependudukan, sekolah dan kondisi ekonomi (DTSEN/DTKS). Jika valid, nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim ke email

4. Login kembali untuk melengkapi biodata, data ekonomi dan aset keluarga

5. Pilih jalur seleksi masuk perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)

6. Lanjutkan pendaftaran di portal seleksi nasional sesuai jalur yang dipilih

7. Pastikan data sinkron dengan SNPMB dan tidak membatalkan pendaftaran

8. Setelah dinyatakan diterima di PTN/PTS, ikuti proses verifikasi kampus

9. Penetapan resmi sebagai penerima KIP Kuliah dilakukan setelah verifikasi perguruan tinggi selesai.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

Â