Lebih lanjut, ja menegaskan bahwa pengalaman dalam program aksi iklim dapat menjadi bagian penting dalam membangun track record atau rekam jejak yang bermanfaat bagi masa depan generasi muda.
“Keterlibatan dalam kegiatan seperti ini bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah program, tetapi bagaimana adik-adik membangun cerita, pengalaman, dan portofolio yang nantinya menjadi modal untuk melangkah lebih jauh,” katanya.
Meldyanti menjelaskan, pengalaman dalam isu global seperti mitigasi perubahan iklim dapat memperkuat portofolio, khususnya bagi mahasiswa maupun lulusan perguruan tinggi yang ingin melanjutkan pendidikan melalui berbagai program beasiswa di dalam maupun luar negeri.
la juga membagikan pengalaman pendampingan sejumlah program pemuda yang menghasilkan inovasi lokal berdampak, salah satunya pengembangan budidaya tanaman Nilam (Paculi) di Manggarai yang kemudian diolah menjadi produk minyak atsiri bernilai ekonomi.
Menurutnya, tersebut pengalaman menunjukkan bahwa aksi lokal yang dikelola secara serius dapat membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda.
“Banyak hal besar berawal dari kerja kecil di tingkat lokal. Ketika dikelola dengan baik, didokumentasikan, dan dikomunikasikan, maka karya tersebut dapat menjadi bagian dari dan membuka perjalanan profesional kesempatan yang lebih luas,” ungkapnya.
Di akhir pemaparan, Meldyanti menyampaikan pentingnya kontribusi kaum muda dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











