Jenazah Kolektor Mobil Mewah di China Dikuburkan Bersama Mobil Seharga Rp2,7 Miliar

“Jika plat nomor dipalsukan, mereka yang terlibat juga dapat menghadapi penahanan administratif,” katanya

Sehari setelah kejadian itu mencuat, pihak berwenang langsung turun tangan.

Kantor urusan sipil setempat mengumumkan bahwa keluarga bermarga Jin telah mendapat teguran karena menguburkan mobil secara ilegal yang dikaitkan dengan praktik takhayul feodal.

Keluarga tersebut kemudian menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Selain kemungkinan dikenai denda, mereka juga dilaporkan harus menanggung biaya penggalian kembali, pembersihan lokasi, serta pemulihan kondisi lingkungan.

Kisah ini dengan cepat menjadi viral di media sosial daratan China, dengan unggahan terkait meraih lebih dari 30 juta tayangan.

Sejumlah warganet pun melontarkan kritik tajam. Salah satu komentar menyebut, “Ini konyol.

Mereka hanya peduli dengan kehidupan setelah kematian tetapi mengabaikan polusi yang mereka timbulkan di dunia orang hidup”.

Komentar lain menilai tindakan tersebut tidak tepat.

“Menunjukkan kasih sayang kepada keluarga Anda selagi mereka masih hidup jauh lebih bermakna daripada isyarat simbolis ini,” tulis warganet lain

“Orang kaya dengan ketidaktahuan seperti ini merupakan masalah nyata bagi dunia. Pihak berwenang juga harus memeriksa apakah mereka telah melanggar hukum lain, seperti menghindari pajak,” tulis pengguna lain.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel