Jalanan Manggarai Menjelma Menjadi Pesta Rakyat: Euforia dan Budaya Sambut Para Riders Tour de EnTeTe

Written by

in

Dengan nada hangat ia menyapa para riders: “selamat datang di Ruteng, di bawah langit yang mendung, kami mengucapkan selamat datang di Kota ruteng,” ucapnya

Kota yang berdiri tenang di bawah lembah deretan Poco Likang, di mana mendung tak selalu berarti hujan, melainkan doa yang menggantung, menyambut roda-roda para riders yang menaklukkan tanjakan dan menuruni lereng khas dataran Flores.

Tak sekadar sambutan, ia pun mengundang semua peserta untuk bersantap dalam malam penuh rasa, sebuah gala dinner yang bukan sekadar jamuan, melainkan persembahan dari dapur tradisi, di mana setiap hidangan adalah kisah, dan setiap rasa adalah jejak budaya Manggarai yang tak lekang waktu.

Event Tour de EnTeTe di Manggarai bukan hanya soal kecepatan dan kemenangan. Ini adalah kesempatan warga memperlihatkan keindahan alam, budaya, dan keramahan Manggarai kepada dunia. Sebuah momentum untuk memberi ruang agar Manggarai dikenal tidak sekadar sebagai lanskap, tetapi sebagai tempat di mana budaya berbicara, dan rakyat menjadi tuan rumah merayakan semangat sport tourism.

Laman: 1 2

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses