Bengkel konversi di SMKN 3 Mataram dan SMKN 1 Jonggat diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan dan pelatihan konversi kendaraan berbasis baterai. Fasilitas ini bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap bersaing di era teknologi hijau.
Sebagai provinsi yang telah menetapkan target untuk mencapai Net Zero Emissions pada 2060, NTB terus memperkuat komitmennya dalam mendukung inisiatif energi bersih.
“Kehadiran fasilitas konversi motor listrik di SMK juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru, mengakselerasi electric vehicle, dan green tourism di NTB,” kata SRM David.
Kolaborasi Pemerintah Provinsi NTB, PT PLN (Persero) UIP Nusra bersama SMK di wilayah Nusa Tenggara bukan hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga wujud nyata dari upaya memperkuat transisi energi bersih dan pengembangan generasi muda berbasis teknologi hijau.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











