Dikenal Sebagai Mobil Penculik, Sejarah Toyota ‘Hardtop’ Land Cruiser

infopertama.com – Toyota ‘Hardtop’ Land Cruiser adalah salah satu mobil legendaris yang pernah ada di Indonesia. Dulu, mobil ini kerap tampil di layar televisi dalam adegan penculikan sehingga sering dikenal sebagai mobil penculik.

Kini mobil Hardtop masih banyak digandrungi pecinta mobil tua. Yuk, simak sejarah mobil Hardtop di Indonesia, lengkap dengan harga pasarannya di 2024 ini.

Sejarah Toyota Hardtop di Indonesia

Di Indonesia, nama Hardtop digunakan untuk menyebut mobil Toyota Land Cruiser lawas, terutama seri 40 yang paling populer di dunia pada masanya.

Disebut Hardtop karena atapnya menggunakan bahan keras, meskipun ada pula varian yang menggunakan bahan kanvas yang bisa dibuka-tutup dengan mudah.

Dikutip dari CNN, masuknya mobil Hardtop ke Indonesia berawal dari kunjungan pejabat militer Indonesia ke Jepang pada 1960. Jepang saat itu menggunakan Toyota Land Cruiser FJ40 sebagai kendaraan militer.

Pemerintah tertarik mengimpornya dan menggunakannya sebagai kendaraan operasional Pasukan Tjakrabirawa (sekarang Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres). Mobil ini lalu diproduksi di pabrik dalam negeri dan bisa digunakan untuk masyarakat umum.

Dilansir dari situs Toyota UK Magazine, sejarah awal munculnya Land Cruiser di Jepang adalah ketika terjadi perang antara Korea Utara dan Korea Selatan. Jepang saat itu berada di bawah kendali Amerika Serikat.

Toyota yang sudah lama memasok truk untuk Jepang diminta untuk menyediakan kendaraan roda empat dengan spesifikasi serupa ‘Jeep’ Willys. Namun, perakitannya harus menggunakan bahan baku dalam negeri.

Prototipe pertama mobil ini diperkenalkan pada Januari 1951. Mobil ini dikembangkan dan dikenal dengan sebutan Toyota Jeep BJ (mesin berkode B). Dalam uji kemampuan, mobil ini sukses melintasi tingkat keenam Gunung Fuji.

Pada 1954, nama Toyota Jeep BJ diganti dengan Land Cruiser. Mobil ini semakin populer dan diekspor ke berbagai negara.

Generasi kedua Land Cruiser (seri 20) kemudian diluncurkan. Berbagai perubahan dilakukan karena mobil ini sudah disesuaikan untuk keperluan masyarakat sipil.

Bahkan pada 1955, Toyota meningkatkan kemampuannya dengan menggunakan mesin berkode F yang bertenaga 23 persen lebih besar.

Pada 1960, generasi ketiga (seri 40) Land Cruiser diluncurkan dan penjualannya pun meroket. Variannya adalan FJ40 dengan mesin bensin dan BJ40 dengan mesin diesel. Dua varian inilah yang banyak beredar di Indonesia.

Jepang lalu menghentikan produksi Land Cruiser seri 40 pada 1986. Meski demikian, masih muncul Land Cruiser seri-seri selanjutnya, bahkan kini terdapat seri 300 dengan varian VX-R dan GR-S dengan bentuk SUV. Namun, tentunya seri ini sudah tak lagi disebut Hardtop.

Harga Pasaran Hardtop 2024

Harga pasaran Toyota Hardtop, baik merek Land Cruiser FJ40 maupun BJ40, tidak memiliki standar khusus karena saat ini sudah dianggap sebagai mobil koleksi dan barang langka.

Namun kita dapat melihat harga penawarannya di sejumlah situs jual beli mobil online. Berikut ini kisaran harga Toyota Hardtop di tahun 2024:

Tipe FJ40

Harga pasaran Hardtop tipe FJ40 berkisar Rp130 juta hingga Rp400 juta.

Pada iklan dengan harga termahal yang ditemui, Hardtop FJ40 ini merupakan keluaran 1981 berwarna hijau olive. Mobil ini sudah dirombak total hingga menghabiskan Rp40 juta dalam empat tahun.

Dari segi mesin menggunakan mesin 2F 4.200 cc Inline 6 Gasoline dengan kekuatan 135 hp dan 200 nm. Dari segi kondisi, disebutkan tidak ada kendala, mulai dari karburator, rem, shockbreaker, AC, lampu, dan sebagainya.

Tipe BJ40

Harga pasaran Hardtop tipe BJ40 berkisar Rp375 juta hingga Rp850 juta.

Harga pasaran tipe ini lebih tinggi. Pada iklan dengan harga termahal, Hardtop BJ40 tersebut adalah keluaran tahun 1985 berwarna merah. Mobil ini dibekali mesin diesel yang saat ini kondisinya masih asli. Status perpajakannya pun aktif.

Nah, itulah tadi sejarah Toyota ‘Hardtop’ Land Cruiser yang telah menjadi mobil legendaris di Indonesia, lengkap dengan harga pasaran di 2024 ini.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV