Pemerintah Manggarai Kabupaten mengonfirmasi bahwa total dana hibah yang berhasil dialokasikan untuk aksi iklim kaum muda tahun ini mencapai Rp1,9 Miliar. Bupati Hery mengingatkan para peserta bahwa kepercayaan internasional ini didapatkan melalui proses seleksi yang ketat dan membutuhkan tanggung jawab moral yang besar dalam pengelolaannya.
“Keberhasilan program senilai 1,9 miliar rupiah tahun ini akan menjadi penentu bagi masa depan gerakan iklim di Manggarai. Jika 40 penggerak yang ada di ruangan ini mampu menunjukkan hasil dan manfaat yang nyata bagi masyarakat, tidak menutup kemungkinan di tahun depan dana hibah ini bisa meningkat hingga 3 miliar rupiah,” jelasnya.
Namun, Bupati juga memberikan catatan kritis agar pemanfaatan anggaran dilakukan secara akuntabel dan tidak habis untuk konsumsi yang tidak produktif. Beliau berharap proses ini menjadi ruang belajar yang profesional bagi anak muda Manggarai agar mampu mengelola program secara mandiri di masa depan.
Di akhir arahannya, Bupati Heribertus mengajak seluruh peserta untuk membangun budaya knowledge sharing (berbagi pengetahuan) dengan jejaring sosial mereka.
Pemerintah daerah menargetkan, apabila program tahun ini berjalan sukses, kuota penggerak iklim lokal pada tahun mendatang dapat dilipatgandakan menjadi 80 penggerak muda.
Pemerintah Kabupaten Manggarai menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Plan International Indonesia serta seluruh elemen pemuda yang telah mendedikasikan kepeduliannya untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ruang hidup di Kabupaten Manggarai.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











