“Atas nama Pemerintah Kabupaten Manggarai, saya mengucapkan selamat merayakan Pesta Emas Paroki Santo Antonius Padua Ri’i. Lima puluh tahun merupakan perjalanan yang panjang dan penuh berkat. Semoga semangat kebersamaan, gotong royong, dan pelayanan yang telah diwariskan para pendahulu terus dipelihara untuk membangun Gereja dan masyarakat yang semakin maju,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, Gereja merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang beriman, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Karena itu, sinergi antara pemerintah, Gereja, dan masyarakat perlu terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan Kabupaten Manggarai yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.
Menanggapi harapan Pastor Paroki terkait kebutuhan pembangunan sarana ibadah di sejumlah stasi, Bupati Hery Nabit menyatakan Pemerintah Kabupaten Manggarai akan terus memberikan dukungan sesuai kemampuan dan kewenangan yang dimiliki.
“Yang terpenting adalah semangat kebersamaan tetap terjaga. Jika pemerintah, Gereja, dan umat berjalan bersama, saya yakin kebutuhan pelayanan, termasuk pembangunan kapela di stasi-stasi yang belum memilikinya, dapat diwujudkan secara bertahap,” katanya.
Sementara itu, Pastor Paroki Santo Antonius Padua Ri’i, RD Tarsi Syukur, mengungkapkan bahwa perjalanan 50 tahun paroki merupakan anugerah besar yang patut disyukuri. Namun, menurutnya, masih banyak kebutuhan pastoral yang harus dipenuhi demi mendekatkan pelayanan Gereja kepada seluruh umat.
“Masih banyak hal yang hendak dibangun di Paroki Ri’i-Bea Mese tercinta ini termasuk Kapela di setiap Stasi yang jumlahnya belasan. Tiga dari belasan bangunan fisik kapela yang sudah dibangun, yakni di Stasi Lempis, Stasi Nimbong, dan Stasi Pinggang. Sementara stasi dan wilayah lainnya belum memiliki kapela sehingga Perayaan Ekaristi masih dilaksanakan di gedung sekolah atau meminjam rumah gendang,” ungkap RD Tarsi Syukur.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











