BGN Buka Serentak 980 Dapur Gizi di Wilayah 3T dan Daerah Stunting Tinggi, Sasar 1,4 Juta Penerima

Bali, infopertama.com – Semangat mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berkualitas terus diperkuat melalui langkah nyata Badan Gizi Nasional (BGN). Bertempat di Nusa Penida, Bali, BGN secara resmi mengaktifkan serentak 980 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia. Langkah besar ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memperluas akses pemenuhan gizi bagi masyarakat, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Maju.

Peluncuran terpusat yang berlangsung di Banjar Ponjok, Desa Kutampi, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung ini memberikan perhatian khusus pada daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta wilayah dengan prevalensi stunting tinggi hingga sangat tinggi. Melalui pengoperasian ratusan dapur gizi ini, program pemenuhan gizi nasional ditargetkan dapat menjangkau langsung 1,4 juta penerima manfaat.

Wakil Kepala BGN, Arumsari, menegaskan bahwa kehadiran dapur SPPG merupakan bagian krusial dari agenda pembangunan nasional. Pembangunan generasi unggul tidak hanya ditentukan oleh pendidikan dan kemajuan teknologi, tetapi juga keberhasilan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sejak dini sebagai investasi jangka panjang bangsa.

Dalam arahannya di Nusa Penida, Arumsari menyampaikan bahwa pembukaan 980 dapur SPPG ini hadir untuk menjawab tantangan kondisi geografis dan keterbatasan akses pangan yang selama ini dialami masyarakat di berbagai daerah. BGN ingin memastikan bahwa upaya membangun generasi berkualitas dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, demi menciptakan kesetaraan akses gizi di seluruh pelosok Nusantara.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel