Berhubungan Terlarang dengan Ipar di Pekarangan, Jabatan Sekdes Dicopot setelah Warga Demo

infopertama.com – Kisah ipar adalah maut di dunia nyata terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Seorang pak sekdes berhubungan terlarang dengan ipar di sebuah pekarangan. Aksi pak sekdes itu pun ketahuan warga hingga karier pak sekdes itu pun kena imbasnya.

Pada Senin (8/7/2024), warga di Desa Bulakelor, Kecamatan Ketanggungan menggeruduk balai desa setempat.

Warga yang mayoritas ibu-ibu dan bapak-bapak tersebut menuntut Sekretaris Desa (Sekdes) desa setempat berinisial IN (40) agar mundur dari jabatannya karena diduga kuat berbuat asusila dengan saudara iparnya.

Menurut warga, aksi asusila dilakukan Sekdes pada Kamis (4/7/2024) dini hari di sebuah pekarangan belakang rumahnya.

Perbuatan tak senonoh itu diketahui warga yang memergokinya. Warga mengaku prihatin dengan kelakuan Sekdes yang tega menyakiti isterinya.

“Harus dipecat. Sudah berbuat seperti itu (asusila) harus dipecat,” kata warga peserta demo, Kasri, Senin, melansir dari Kompas.com.

Warga lainnya, Solahudin mengatakan, kabar tindakan asusila oleh Sekdes sudah menyebar dan diketahui seluruh warga.

Solahudin mengaku prihatin di mana aparat pemerintah desa seharusnya memberi contoh yang baik.

“Informasinya Pak Sekdes melakukan asusila dengan saudara iparnya di pekarangan belakang rumahnya pada Kamis dini hari,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Ketanggungan AKP Umi Antum Farich membenarkan adanya aksi demo tersebut.

Aksi demo yang dilakukan warga di Balai Desa Bulakelor berlangsung tertib dan kondusif.

Diungkapkan Umi, mereka mendesak agar oknum pemerintah desa tersebut mengundurkan diri dari jabatannya.

Oknum Sekdes tersebut pun bersedia mengundurkan diri dengan membuat surat pernyataan bermaterai.

“Yang bersangkutan bersedia mundur dengan membuat surat pernyataan yang ditandatangani di atas materai. Informasi yang kami dapat oknum tersebut berbuat asusila dengan iparnya,” ungkap Kapolsek.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV