Hadirnya bahasa Indonesia di Vatican News merupakan salah satu upaya untuk mendorong inklusifitas, memperkuat komunikasi pastoral, dan menumbuhkan rasa keterkaitan yang lebih dalam antara Vatikan dan umat beriman setempat.
Duta Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, Michael Trias Kuncahyono mengungkapkan kebahagiaannya yang mendalam bahwa setelah perjalanan panjang, penandatanganan MoU akhirnya menjadi kenyataan.
“Ini adalah momen bersejarah bagi kita, bagi rakyat Indonesia, bagi Gereja Indonesia juga. Penetapan MoU ini membuka pintu untuk pencapaian lebih lanjut,” ujarnya.
Trias juga menekankan bahwa tugas selanjutnya membutuhkan keseriusan, dedikasi, konsistensi, serta dukungan sumber daya keuangan dan teknologi.
“Pekerjaan ini hanya dapat dilakukan secara industri karena kita harus berbagi ini dengan semua orang,” ungkapnya.
Hadirnya bahasa Indonesia akan memudahkan umat beriman, terutama masyarakat Indonesia, untuk terhubung lebih dekat dengan Gereja dan komunitas global.
Akses terhadap informasi yang disiarkan oleh Vatikan pun menjadi lebih mudah dan cepat. Dengan demikian, nilai-nilai perdamaian, persaudaraan, dan harmoni beragama semakin penting untuk terus dijaga.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan