Denpasar, infopertama.com – Ketua DPD PDI Perjuangan Bali Wayan Koster turun tangan setelah video warga Buleleng menolak mendukung capres dari PDIP karena Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menolak pembangunan Bandara Bali Utara viral di platform TikTok.
Koster mengatakan penolakan warga Buleleng tersebut tidak berpengaruh terhadap suara partainya.
“Tidak berpengaruh ke PDIP, kalau menurut saya itu spontanitas sebagai suatu reaksi. Dan, mudah-mudahan murni bukan karena ada dorongan rekayasa dari pihak tertentu,” kata Wayan Koster.
“Saya tentu berterima kasih atas aspirasinya, ke depan itu jadi sesuatu yang harus diperhatikan,” imbuh mantan Gubernur Bali.
Mantan anggota DPR RI ini mengaku sudah menonton video terkait.
Namun, sampai saat ini ia belum mengetahui siapa orang-orang di dalam video tersebut.
Koster justru merasa isu pembatalan proyek Bandara Bali Utara adalah isu lama yang dicurigai muncul lagi karena memasuki agenda Pemilu 2024.
Koster juga menjelaskan alasan penolakan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Pembangunan Bandara Bali Utara.
Selain karena Megawati berdarah Buleleng, bandara baru tidak dibutuhkan Bali.
“Iya, itu aspirasi, Ibu Megawati bukan menolak begitu. Tetapi apakah bandara baru ini sudah dibutuhkan betul, mendesak saat ini, menurut saya belum,” ujar Wayan Koster.
Koster mengklaim kapasitas Bandara I Gusti Ngurah Rai masih cukup untuk melayani wisatawan.
Pada satu sisi untuk pembangunan bandara baru harus memperhitungkan infrastruktur pendukungnya terlebih dahulu.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel











