Tag: SMAK Santu Klaus Kuwu

  • PLN Peduli Pendidikan Gandeng Media Lokal Gelar Lomba Menulis Opini

    Ruteng, infopertama.comPT PLN (Persero) UIP Nusa Tenggara (Nusra) menggandeng media online SwaraNTT.Net pada HUT ke 6 pada 20 Agustus menggelar Lomba Menulis Opini bagi Siswa SMA SMK se kabupaten Manggarai.

    Perwakilan PT PLN (Persero) UIP Nusra, Ardhian Dwi Candra P kepada media menjelaskan bahwa PLN tidak hanya memproduksi dan menjual listrik. Tetapi, PLN juga punya kepedulian akan dunia pendidikan di Indonesia dalam program PLN Peduli.

    Kali ini, PLN Peduli bekerjasama dengan media partner menyelenggarakan Lomba Menulis Opini bertepatan dengan hari jadi ke 6 SwaraNTT.Net yang bernaung di bawah PT Media Group Swara Net. Tentunya, pemilihan tema harus disesuaikan dengan visi pemerintah dan PLN tentang Energi Baru Terbarukan (EBT).

    Ardhian Dwi Candra P juga menyampaikan banyak terima kasih kepada para siswa yang sudah terlibat dalam giat Lomba Menulis Opini.

    “Terimakasih kepada semua yang sudah terlibat. Profisiat juga kepada para pemenangnya. Semoga, ke depan giat-giat seperti ini akan terus kita lakukan di Flores.” Tutur Ardhian Dwi Candra P dalam sambutan saat acara pengumuman pemenang Lomba Menulis Opini, Selasa, 22 Agustus 2023 di Spring Hill Resto Ruteng.

    Ia juga mengajak para pemenang dan semua siswa yang telah terlibat pada saatnya mengunjungi beberapa pembangkit di Flores seperti PLTP Ulumbu, Mataloko, juga di Sokoria Ende.

    Ketahui, memasuki usia ke 6 tahun, SwaraNTT.Net yang menyelenggarakan lomba menulis Opini yang menyasar pelajar SMA SMK se kabupaten Manggarai.

    Dari sekian banyak sekolah yang terlibat, ada 52 siswa yang mengirimkan opininya ke meja redaksi. Kemudian, dari jumlah tersebut setelah melalui proses panjang, akhirnya memutuskan memilih 3 tulisan terbaik sebagai pemenang.

    Laman: 1 2

  • Kepala SMAK St Klaus Kuwu Akhiri Hidup dengan Cara tak Wajar

    Ruteng, infopertama.com – Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan di kab. Manggarai, NTT, kepala SMAK St Klaus Kuwu didapati kehilangan nyawa dalam kamar pribadinya, Kamis (16/02/2023).

    Sumber infopertama.com di SMA St Klaus via aplikasi pesan WhatsApp membenarkan peristiwa meninggalnya RD Ansy Syukur, Pr dengan cara tak wajar.

    “Iyo om, ini lagi proses identifikasi oleh Polisi.” Tulisnya dalam pesan WhatsApp, Kamis pagi.

    Seperti biasa, kata sumber tersebut, kami menunggu Romo untuk breafing pagi, tapi beliau tidak muncul. Tetiba dapat kabar dari anak-anak, Romo sudah tidak ada.

    “Tadi pagi, mau bangunkan untuk misa pagi, namun begitu ke kamarnya, Romo sudah tidak ada (meninggal),” lanjut sumber yang tak mau mediakan namanya itu.

    Baca juga:

    Yasukma Ruteng Pungut Iuran ke Siswa SDK, Guru: Hanya Tau Minta, Tapi Tak Pernah Beri

    Gereja Minta Maaf atas Pelecehan Seksual pada 5.000 Anak Oleh Pastor di Portugal

    Ketahui, RD Ansy Syukur selama beberapa tahun terakhir menjabat sebagai Kepala SMAK St Klaus. Ia sebelumnya bertugas di beberapa paroki di wilayah keuskupan Ruteng. Ia juga pernah mengabdi sebagai Dosen di STKIP St. Paulus – Ruteng yang sekarang berganti nama jadi UNIKA St. Paulus.

    Selama bertugas di UNIKA St. Paulus, RD Ansy Syukur, Pr pernah terlibat masalah. Terkait masalah itu, ia kemudian menjalani masa pengasingan selama beberapa tahun. Usai menjalani masa pengasingan itu, ia kemudian mendapat kepercayaan memimpin Lembaga Pendidikan SMAK St Klaus Kuwu sebagai Kepala Sekolah.

    Media ini coba menghubungi Ketua Yasukma Ruteng, RD Edi Minori, dan Pihak Keuskupan, RD Erik Ratu namun belum ada jawaban.