Tag: RD Alfons Segar

  • Viral, Beredar Nama Uskup Labuan Bajo, Provinsial SVD Bilang Begini

    Ruteng, infopertama.com – Jelang pengumuman resmi uskup terpilih Labuan Bajo yang baru akan digelar Jumat, 21 Juni 2024 sore pukul 17.30 WITA, beredar di berbagai platform media sosial bocoran nama calon kuat Uskup Labuan Bajo.

    Dalam pesan berantai yang diperoleh media ini, Imam misionaris Kongregasi SVD asal Manggarai, Pater Yulius Yasinto, SVD.

    “Proviciat umat KeUskupan Labuan Bajo atas terpilihnya Pastor Yulius Yasinto SVD sebagai Uskup Labuan Bajo,” bunyi pesan berantai di platform WhatsApp, Jumat siang.

    Memastikan pesan yang beredar, media ini menghubungi provinsial SVD Ruteng, Pater Paulus Tolo, SVD via sambungan telepon WhatsApp. Ia mengaku belum ada pengumuman resmi. Namun tidak membantah soal pesan yang yang beredar.

    “Selamat siang, belum ya, belum ada pengumuman resmi. Tidak ada kordinasi macam di politik. Tunggu saja pengumuman resminya. Ungkap Pater Provinsial SVD menjawab pertanyaan wartawan infopertama.com.

    Media ini berusaha menghubungi Pater Yulius Yasinto, SVD via gawainya guna memastikan kebenaran kabar yang beredar.

    Demikian Pater Yulius, dalam pesan yang diterima media ini membantah kabar viral yang beredar.

    Tidak benar e, itu bukan saya.” Tulis Pater Yulius Yasinto, Jumat.

    Ketahui, Keuskupan Ruteng dalam surat resmi bernomor 227/TL1.2/V1/2024, Perihal Ibadat Pengumuman Uskupp Terpilih Labuan Bajo mengundang semua umat, biarawan/ti untuk mengikuti Ibadat menyambut pengumuman Uskup Terpilih Keuskupan Labuan Bajo yang akan diadakan Jumat, 21 Juni 2024 (hari ini) pukul 17.30 WITA.

    Laman: 1 2

  • PLN Pastikan Pengembangan PLTP Ulumbu 5-6 Poco Leok Berpegang pada Asas Ekologi Integral

    Mataram, infopertama.comPT PLN (Persero) divisi panas bumi, Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM beserta PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menyambut baik ajakan dialog pihak keuskupan Ruteng terkait proyek pengembangan geothermal Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 di Poco Leok, Rabu, 2 Agustus 2023.

    Dialog tertutup tersebut dimaksudkan untuk meneruskan aspirasi berupa dokumen berjudul “Aspirasi Warga Poco Leok tentang Rencana Pengembangan Geothermal Ulumbu”. Dokumen itu merupakan hasil pertemuan pihak keuskupan dengan warga dari 10 kampung adat atau gendang di Poco Leok.

    Diskusi yang berlangsung di Ruang Rapat Aula Pusat Pastoral (Puspas) Keuskupan Ruteng ini dihadiri oleh Vikaris Jenderal (Vikjen) Ruteng RD. Alfons Segar, Direktur Puspas RD. Marthen Cen, Ketua Komisi PSE Romo Josi Erot. Lalu, Ketua komisi Budaya dan Pariwisata Romo Ino Sutam, ketua Komisi Keluarga Romo Blasius Harmin. Dan, Komisi Justice, Peace and Integrity of Creation (JPIC) Keuskupan Ruteng Romo Marthen Jenarut.

    Selain itu, dari pihak PT PLN (Persero) hadir General Manager (GM) Divisi Panas Bumi PT PLN (Persero) Christiyono, Budi Hardyanto selaku Koordinator EBTKE Kementerian ESDM. Serta, GM PT PLN (Persero) UIP Nusra, Abdul Nahwan.

    Acara diskusi ini juga turut dihadiri oleh pihak pemerintah daerah Kabupaten Manggarai, NTT.

    “Peran kami (Keuskupan Ruteng) hanya sebagai jembatan untuk menyampaikan suara-suara masyarakat atau umat gereja di Poco Leok. Baik itu yang mendukung geothermal maupun pihak yang menolak geothermal,” ucap Vikjen Romo Alfons Segar.

    Laman: 1 2

  • Polemik PSN Poco Leok, Keuskupan Ruteng Ingatkan JPIC SVD Kedepankan Dialog

    Ruteng, infopertama.com – Kepada JPIC SVD Ruteng, kami pihak Keuskupan mengingatkan agar kerjasama. Apapun temuan mereka di lapangan itu harus di- dialog -kan dan harus bicarakan bersama dengan pihak keuskupan.

    Demikian Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Ruteng Romo Alfons Segar, Pr., menyampaikan usai menggelar dialog bersama jajaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan pihak PT PLN, yang berlangsung di Aula Puspas, Rabu 2/8/2023.

    Secara tegas Vikjen Alfons Segar, minta pimpinan JPIC SVD Ruteng, agar hasil temuan di lapangan terkait project pembangunan PLTP Ulumbu unit 5-6 Poco Leok harus diskusi secara bersama dengan pihak keuskupan maupun PT PLN (Persero).

    “Pihak JPIC SVD Ruteng, seharusnya harus diskusi bersama hasil temuan di lapangan dengan Keuskupan Ruteng. Sehingga, hasil akhirnya hanya satu,” tegas Vikjen Alfons Segar, kepada media ini.

    Selain itu, kata Vikjen Alfons Segar, fungsi gereja untuk mempersatukan, sehingga gereja menampung semua aspirasi. Baik yang pro maupun kontra agar tidak menimbulkan perpecahan.

    “Karena tidak boleh menimbulkan perpecahan di antara masyarakat. Fungsi gereja untuk mempersatukan, sehingga gereja menampung semua aspirasi baik yang pro maupun kontra,” terangnya.

    Seharusnya kata Vikjen Alfons Segar, pihak JPIC Ruteng harus duduk bersama terkait kondisi masyarakat yang saat ini ada yang mendukung dengan pengembangan PLTP Ulumbu maupun kontra terhadap pembangunan.

    “Kalau ada penolakan harus didiskusikan dan berdialog, itu penting,” tegasnya lagi.

    Pihaknya juga menerangan, bahwa pihak keuskupan Ruteng telah melakukan koordinasi dengan pimpinan Provinsial SVD Ruteng untuk minta kerjasamanya terkait rencana pemerintah pusat mengembangkan potensi energi panas bumi di Poco Leok.

    “Saya hanya sampaikan kepada pimpinannya dia (Pater Simon Suban Tukan), supaya minta kerjasama dari keuskupan Ruteng,” ucapnya.

    Laman: 1 2

  • Buntut Kenaikan Tiket Masuk TNK, Gereja Keuskupan Ruteng: Mestinya Ada Lonto Leok

    Ruteng, infopertama.com – Gereja Keuskupan Ruteng buka suara terkait Polemik naiknya harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo (TNK). Keuskupan Ruteng menilai bahwa kenaikan itu terlalu drastis atau signifikan, tanpa memikirkan untuk mengintegrasikannya dengan kondisi perekonomian masyarakat. Yang mana baru menggeliat akibat pandemi Covid-19 dalam kebijakan pariwisata.

    “Kami menilai bahwa momentum kenaikan tiket tersebut kuranglah tepat. Karena, dunia pariwisata di Labuan Bajo dan Flores pada umumnya sedang bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.” Ucap Perwakilan Gereja Keuskupan Ruteng, RD Alfons Segar dalam keterangan tertulisnya kepada media ini, Jumat, (29/07)

    Selain itu, Kata RD Alfons, kenaikannya yang sangat drastis mengganggu animo wisatawan. Dan, menghambat kebangkitan dunia pariwisata yang menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.

    Menurutnya, kebijakan publik demikian, mesti melibatkan pelbagai pihak yang berkepentingan dalam sebuah dialog dan uji publik yang intensif. Selain kajian akademik, dituntut pula kajian sosial yang mempertimbangkan dampak ekonomis, poliltis, kultural dan ekologis dari kebijakan tersebut.

    Juga, tambahnya, butuhkan proses sosialisasi yang tepat dan terus menerus.

    Karenanya, “Kami mengimbau kepada semua pihak untuk membangun dialog dalam menangani isu-isu sosial bersama. Hal ini sangatlah selaras dengan budaya Manggarai, yakni lonto leok dalam rangka memperkuat kebersamaan dan kesatuan kita (nai ca anggit, tuka ca leleng). Cara atau metode untuk menyampaikan pendapat secara demokratis kiranya tidak berdampak merugikan pariwisata.” Pungkas RD Alfons.

    Laman: 1 2 3