Tag: PUEBI diganti EYD

  • Praktek atau Praktik, Kata Baku Sesuai KBBI?

    infopertama.com – Tak sedikit orang yang masih bingung dengan kata praktik dan praktek. Manakah yang benar dan sesuai kaidah kebahasaan Indonesia, praktek atau praktik?

    Dalam bahasa Indonesia, dikenal kata baku dan tidak baku. Dikutip dari buku Pedoman Kata Baku dan Tidak Baku Dilengkapi (EYD) oleh Ernawati Waridah, kata baku adalah ragam kata yang pengucapan dan penulisannya sesuai kaidah, berupa pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI), tata bahasa baku, dan kamus besar bahasa Indonesia (KBBI).

    Sebaliknya, kata tidak baku adalah ragam kata yang tidak memenuhi kaidah-kaidah tersebut. Untuk ragam kata ini biasanya digunakan dalam komunikasi sehari-hari.

    Oleh sebab itu, saat hendak menuliskan kata baku ke bentuk baku, tak sedikit orang yang kebingungan. Sebagai contoh, kata praktek atau praktik. Manakah kata yang baku?

    Praktek atau Praktik?

    Masih banyak yang keliru dengan kata praktek dan praktik. Dalam obrolan sehari-hari, kata “praktek” yang biasa digunakan dan kata “praktik” jarang dipakai.

    Namun ketika dalam situasi resmi seperti penyampaian pidato hingga penulisan karya ilmiah, kata baku lah yang harus digunakan. Lantas, manakah yang benar dan sesuai kaidah bahasa?

    Menurut KBBI, kata yang tidak baku adalah praktek. Adapun kata baku dari praktek adalah praktik.

    Kata “praktik” memiliki arti: pelaksanaan secara nyata apa yang disebut dalam teori; pelaksanaan pekerjaan; perbuatan menerapkan teori; pelaksanaan.

    Berikut contoh kata “praktik” yang digunakan dalam kalimat:

    1. Siswa kelas IX akan melaksanakan ujian praktik mulai pekan depan.

    Laman: 1 2

  • Pedomaan Bahasa Indonesia Kembali Menggunakan EYD

    Ruteng, infopertama.com – Badan Bahasa Kemdikbudristek kembali meluncurkan EYD edisi ke V yang sebelumnya memakai PUEBI. Peluncuran penggunaan EYD bertepatan dengan 50 tahun penetapan EYD sejak 1972 dan akan lakukan penyesuaian dengan KBBI.

    “Peluncuran EYD Edisi V tentu berpengaruh pada KBBI yang kami mutakhirkan dua kali dalam setahun, yakni akhir April dan akhir Oktober,” beber Kepala Badan Bahasa, E. Aminudin Aziz dalam laman Gerakan Literasi Nasional Kemdikbud, seperti dikutip, Kamis (18/8/2022).

    “Sejak saat ini, penyesuaian pada KBBI akan berjalan hingga akhir Oktober sehingga semua penyempurnaan EYD sepenuhnya diakomodasi dalam sistem.”

    PUEBI Diganti dengan EYD

    EYD atau Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan adalah pedoman penggunaan bahasa Indonesia dalam tulisan, seperti penulisan huruf miring, kapital, dan sebagainya. Sejak 1972, EYD telah mengalami revisi sebanyak 5 kali.

    Pada edisi ke-4 tahun 2015, EYD sempat berganti nama menjadi PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Namun kembali menggunakan EYD pada edisi terbarunya.

    Isi EYD Berubah 50 Persen

    Edisi terbaru ini disebut mencantumkan perubahan yang signifikan. Mengutip laman Kemdikbud, bahwa ada sebanyak 50 persen perubahan dalam EYD ke-5.

    “Secara keseluruhan, perubahan yang ada lebih dari 50 persen,” demikian isi pengumuman tersebut.

    Secara umum, perubahan yang terdapat dalam edisi terbaru adalah penambahan kaidah baru dan perubahan pada kaidah yang telah ada. Selain itu, terdapat perubahan redaksi, contoh, dan tata cara penyajian.

    Sebagai contoh, terdapat aturan penambahan tanda baca titik pada tabel dan bagan yang terdapat dalam BAB III.

    Laman: 1 2