Sendal Seribu, Setia: Bersahabat dengan Allah

INjil hari ini berbicara keras mengenai membina persahabatan dengan ALLAH di tengah mammon yang menarik jiwa dan memikat hati. Semakin kita bersahabat dengan ALLAH maka semakin kita ditantang oleh mamaon yang tak mau kalah untuk menjalin persahabatan dengan kita. Sampai pada titik ini kita harus banyak berpikir dan berefleksi untuk memutuskan mencintai ALLAH dan bersahabat denganNYA atau mencintai mammon dan pada saat yang sama kita memutuskan hubungan dengan ALLAH. Sebab, tidak mungkin kita menggenggam dalam tangan yang sama sebuah persahabatan dengan ALLAH dan dengan mammon.

Marilah kita memeriksa batin kita, apa isi di dalam batin dan hati kita saat ini. Atau ALLAH atau mammon? Mammon kebencian, mammon keserakahan, mammon kecemburuan, mammon ketidakjujuran, mammon kepalsuan, mammon kemarahan, mammon keirihatian, mammon dendam dan segala jenis mammon yang kerap telah memutuskan hubungan persahabatan kita dengan ALLAH. Miliki sebuah persahabatan dengan ALLAH di dalam hidup kita maka kita akan berani meninggalkan mammon-mamon yang semakin menjauhkan kita dari cinta kasih ALLAH.

Dio Vi Benedica

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses