Cepat, Lugas dan Berimbang

Sendal Seribu, SBY: Seluruhnya Bagi Yesus

Jumat, 17 Februari 2023
Hari Biasa, Pekan Biasa VI
Mrk. 8:34 9:1
[Thn. VI-SS/48/2/2023]

Doa Pembuka

Marilah kita berdoa
Tuhan, pangkal dan tujuan kegiatan kami, terangilah budi kami dalam merencanakan pekerjaan kami. Dampingilah kami dalam melaksanakannya dan berilah rahmatMu untuk menyelesaikannya dengan baik. Amin.

Bacaan Injil

Inilah Injil Suci Menurut Markus
“Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya.

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya. Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.

Kata-Nya lagi kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa.”
Demikianlah Sabda Tuhan

SBY: Seluruhnya Bagi Yesus!

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih,
KITA semua dipanggil oleh YESUS untuk menjadi pengikutNYA apapun pilihan dan panggilan hidup kita saat ini. Agar dapat mengikutiNYA dengan kesungguhan hati dan total, maka kita harus melepaskan segala sesuatu yang akan menghalangi perjalanan panggilan menjadi muridNYA. Salah satunya adalah kesombongan. Sikap ini akan menghancurkan panggilan kita baik sebagai orang yang terbaptis maupun tertahbis.

Kesombongan mencuri kerendahan hati, sikap mengandalkan diri sendiri yang mengabaikan Penyelenggaraan Ilahi, Sikap ini ingin mengatakan saya hebat sedangkan kamu tidak. Kesombongan menutup pintu rahmat Allah dan pintu perubahan di dalam diri sendiri. Kita dipanggil bukan menjadi hebat dan sukses tapi orang yang setia dalam kehebatan dan kesuksesannya.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih,
Hari ini YESUS menawarkan beberapa persyaratan untuk menjadi pengikutNYA: menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. Syarat ini menjadi sayarat utama dan dasar bagi seorang yang ingin mengikuti jejak Sang Guru. Menyangkal Diri; menyangkal semua keinginan daging, nafsu, keserakahan, kemunafikan, kesombongan, kecemburuan, dendam, iri hati, kebencian dan aneka jenis buah-buah kegelapan yang selalu mencuri hati kita dari Allah, membuat kita jauh dari kasih Allah dan sebagai murid Yesus.

Memikul Salib: menerima setiap penderitaan dan cobaan dengan penuh sukacita. Tanpa mengeluh, tanpa berputus asa. Menerima setiap cobaan dan tantangan yang ada dalam hidup sebagai murid Yesus dengan penuh sukacita. Mengikuti Yesus dengan kesungguhan hati. Seluruhnya bagi Yesus. Tanpa terkecuali, apa yang kita miliki kita serahkan kepada Yesus jika kita sungguh mau mengikutiNya. Kita mengikuti Yesus yang miskin, Yesus yang rendah hati, Yesus yang datang untuk melakukan kehendak Bapa, maka kita pun harus siap untuk melakukan kehendakNya jika kita memang mau disebut sebagai pengikutNya.

Sahabat Sendal Seribu yang terkasih,
Mari, kita lihat perjalanan hidup kita sampai saat ini. Sudah sejauhmana saya memenuhi syarat-syarat untuk mengikuti jejak Yesus? Apa yang mesti saya sangkal dalam hidup ini? Yesus tidak menginginkan pengikutNYA memilki semangat suam-suam kuku. Justru sebaliknya, Yesus meminta para pengikutNYA untuk memiliki semangat lepas bebas, totalitas dalam mengikutiNYA dan tidak terikat atau mengikatkan diri pada hal-hal duniawi. Seluruh hidup kita, karya kita adalah milik Yesus. Serahkan semuanya kepada Dia, maka Dia akan memenuhi hidup kita dengan Kasih dan SukacitaNya.

Seluruhnya Bagi Yesus

Doa Penutup

Marilah Kita Berdoa
Yesus sumber cinta, terima kasih atas segala kasih karuniaMu di dalam hidup kami. Engkau memanggil kami untuk mengikutiMu secara utuh. Semoga kami menyerahkan seluruh diri kami bagi kemuliaan namaMu. Sebab Engkaulah Tuhan dan pengantara kami, amin.

Salam dan doaku KASIH PUTIH dari HATI yang TULUS MENCINTAI
Berkat dan doaku
Pastor Ryano Tagung, Pr
Paroki Santu Yusuf, Benteng Jawa

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel