Berita  

Sendal Seribu, Menjadi Cahaya bagi Sesama

Menjadi cahaya bagi sesama, itu panggilan kita saat ini. Maka, sebagai orang Kristen, yang sudah dibaptis, tidak ada kata tidak untuk tidak mau menjadi cahaya bagi orang lain. Cahaya yang membawa orang semakin tinggal dalam terang, mulai melangkah jauh meninggalkan gelap. Cahaya yang membawa kebaikan, kehidupan, sukacita, kedamaian, ketenangan dan kebijaksanaan.

Oleh karena itu, jangan terlalu merasa betah dan nyaman tinggal di dalam kegelapan. Dan, merasa terusik serta terganggu bila kehadiran sesama ingin membawa kita menikmati secercah cahaya dan bersukacita.

Sahabat setia Sendal Seribu yang terkasih dalam Kristus Tuhan,
Sebagai orang Kristen kita harus berani tampil beda. Kalau cahaya Kristus sudah menyala di dalam hati kita, maka harus kita tunjukka api Kristus yang berkoar-kobar itu dalam hidup menggereja, hidup berkomunitas, hidup bermasyarakat, hidup bernegera dan di mana saja kita berada.

Sebab jika tidak demikian, maka kita menutup cahaya Kristus yang berkobar-kobar di dalam hati kita. kita menjadi sombong dan penuh keangkuhan, kemunafikan dan keserakahan, iri hati dan dendam.

Yesus tegaskan dalam bacaan injil hari ini, Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur; tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.

Kita tidak boleh puas hanya dengan menerima sakramen Baptis, Ekaristi dan sakramen-sakramen Gereja lainnya. Hidup kita harus kita sakramenkan, membawa sakramen itu sungguh hidup, membuat hidup semakin hidup, bergairah dan berbeda.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel