Maka kata Maria, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; terjadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia.
Bersama Maria Ratu Rosario, Siap Menjawab ya
“Semoga pikiran dan keputusanmu hari ini dipusatkan pada kesetiaan untuk apa kamu dipanggil.” St. Yohanes Paulus II
Sahabat SENDAL SERIBU yang terkasih,
ALLAH adalah inisiator utama dan pertama panggilan dalam hidup manusia. Dari pihak kita manusia hanya sebuah jawaban yang ia butuhkan, “atau ya atau tidak”, semuanya ada pada kehendak bebas kita. Allah memanggil kita dengan segala kebebasanNya pun juga menghargai kebebasan manusia untuk menanggapinya.


Jawaban “sungguh aku datang untuk melakukan kehendakMu” (Ibr 10:9) kiranya menjadi sebuah jawaban yang lahir dari pengalaman kita akan kasih Allah dalam seluruh perjalanan hidup kita. Artinya, tidak ada unsur pemaksaan kehendak dari pihak Allah bagi kita untuk menjawb dan melaksanakan kehendakNya. Apapun panggilan hidup kita saat ini adalah sebuah jawaban YA atas panggilan Allah yang mana Allah mau menggunakan kita untuk menyatakan kehendak dan kemuliaanNya.
MARIA, seorang wanita desa yang sederhana tapi memiliki iman yang luar biasa, hari ini telah memutuskan untuk Melakukan Kehendak Allah (Luk 1:38).
“YA” Maria terhadap kehendak Allah membuatnya terbuka sepenuhnya pada rencana kehendak Allah dan sekaligus menutup kemungkinan terhadap keinginannya sendiri. Artinya, sekali Maria menjawab “YA” untuk melaksanakan kehendak Allah, Maria juga menjawab “TIDAK” terhadap keinginan diri sendiri dan duniawi.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel












