Rismon Sepelekan Hasil Forensik Bareskrim Ijazah Jokowi, Ada 4 Hal yang Janggal dan Tak Sinkron

Tanggapan Rismon Sianipar

Atas hasil analisa yang diumumkan Bareskrim Polri itu, Rismon Sianipar mengurai respon.

Seperti diketahui, Rismon Sianipar bersama dua rekannya, Roy Suryo dan Dokter Tifa adalah pihak yang paling ngotot menuding ijazah Jokowi palsu.

Karenanya saat mendengar hasil analisa dari Bareskrim Polri kemarin, Rismon tak percaya.

Rismon lantas mengurai empat kejanggalan serta hal blunder dari pihak Bareskrim usai mengumumkan analisa ijazah Jokowi.

Kejanggalan pertama, kata Rismon adalah Bareskrim telah menyimpulkan ijazah Jokowi asli padahal cuma melakukan uji perbandingan dengan ijazah alumni UGM lain.

“Yang saya tonton dari keterangan Dittipidum Bareskrim itu selalu mengulangi kata identik. Kalau kita bicara identik maka dia butuh pembanding. Pertanyaannya, pembandingnya itu diuji enggak otentikasinya? Jadi kalau identik bukan berarti dia otentik asli. Kalau identik ya identik saja, artinya objek A sama dengan objek B,” ujar Rismon Sianipar dalam wawancaranya di konten Youtube Refly Harun, dilansir Sabtu (24/5/2025).

Lagipula kata Rismon, polisi tidak memberitahukan siapa empat alumni UGM yang ijazahnya dibandingkan dengan Jokowi.

Lantaran hal itu, Rismon menganggap hasil analisa Bareskrim tidak bernilai apa-apa.

“Dan tidak disebutkan juga ijazah siapa yang menjadi perbandingan itu. Harusnya secara random dong diambil (sebagai pembanding ijazah Jokowi) bukan orang yang menyediakan atau yang selama ini dikenal die hard Joko Widodo. Jadi ya menurut saya tidak bernilai sih hari ini, apa yang kita tunggu-tunggu harusnya kajian ilmiah,” pungkas Rismon.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel