Religi  

Renungan Katolik, Percaya Akan Kata-Kata Yesus!

Ketegaran Hati
Pastor Riano Tagung, Pr Pastor Rekan Paroki Tanggar

Hari Biasa, Pekan Prapaskah IV
Yes. 65:17-21; Mzm. 30:2,4,5-6,11-12a, 13b;Yoh. 4:43-54
[Thn. VI-SS/87/3/2022]

Pastor Riano Tagung, Pr

Marilah kita berdoa: ALLAH BAPA MAHA PENGASIH, kami bersyukur atas keselamatan yang telah ENGKAU anugerahkan kepada kami. Mampukanlah kami untuk memercayakan diri kami kepada kehendakMu. Dengan pengantaraan Yesus Kristus PutaraMu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam Persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah sepanjang segala masa, Amin

Sekali peristiwa Yesus berangkat dari Samaria dan pergi ke Galilea. Sebab Ia sendiri telah bersaksi, bahwa seorang nabi tidak dihormati di negerinya sendiri. Setelah Yesus tiba di Galilea, orang-orang Galilea pun menyambut Dia, karena mereka telah melihat segala sesuatu yang Yesus kerjakan di Yerusalem pada pesta itu, Karena mereka sendiri pun turut ke pesta itu. Maka Yesus kembali lagi ke Kana di Galilea, di mana Ia membuat air menjadi anggur. Dan, di Kapernaum ada seorang pegawai istana, yang anaknya sedang sakit.

Ketika pegawai itu mendengar, bahwa Yesus telah datang dari Yudea ke Galilea, pergilah ia kepada-Nya. Lalu, meminta supaya Yesus datang dan menyembuhkan anaknya, sebab anaknya itu hampir mati. Maka kata Yesus kepadanya, “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.” Pegawai istana itu berkata kepada-Nya, “Tuhan, datanglah sebelum anakku mati.” Kata Yesus kepadanya, “Pergilah, anakmu hidup!” Orang itu percaya akan perkataan Yesus kepadanya, lalu pergi. Ketika ia masih di tengah jalan hamba-hambanya telah datang kepadanya dengan kabar, bahwa anaknya hidup. Ia bertanya kepada mereka pukul berapa anak itu mulai sembuh.

Jawab mereka, “Kemarin siang pukul satu demamnya hilang.” Maka teringatlah ayah itu, bahwa pada saat itulah Yesus berkata kepadanya, “Anakmu hidup.” Lalu ia pun percaya, ia dan seluruh keluarganya. Dan, itulah tanda kedua Yesus ketika Ia pulang dari Yudea ke Galilea.

Percaya Akan Kata-Kata Yesus!

IMAN adalah suatu daya hidup. IMAN memberikan kepenuhan pada kemanusiaan kita. Paus Fransiskus

Sahabat SENDAL SERIBU terkasih,
IMAN adalah tanggapan manusia atas cinta kasih Allah yang ditunjukkan dengan sikap penyerahan diri, pemberian diri dan pengorbanan diri. Lalu, IMAN akan semakin bertumbuh apabila kita semakin setia untuk mendengarkan suara Tuhan, Sabda-Nya dan memasuki hubungan yang lebih intim denganNya dalam hening dan DOA. Bahwa, IMAN adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat (Ibr 11:1).

Percaya Yesus

Kemudian, IMAN membawa kita pada sebuah kepenuhan janji Allah akan langit yang baru dan bumi yang baru, yang di sana kita bergirang dan bersorak-sorak untuk selama-lamanya ( Yes 65:17-18). Dan, IMAN membawa kita kepada sebuah kehidupan yang penuh dengan sukacita Kristus, di dalamnya “tidak ada akan kedengaran lagi bunyi tangisan dan bunyi erang pun tidak” (Yes 65:19).

Iman yang Hidup dan Sabda yang Menyembuhkan

IMAN yang hidup itulah yang ditunjukkan oleh pegawai istana dalam bacaan Injil pada hari ini. Dia tahu siapa itu Yesus, karena itu, dia percaya apa yang Yesus sampaikan. Bukankah ini yang disebut IMAN yang hidup! Yesus berkata kepadanya untuk pergi sebab anakmu itu hidup! Tanpa pikir panjang, dia pun pergi dan yakin bahwa anaknya akan sembuh. Dan memang demikian yang terjadi! Iman tidak hanya ungkapkan dengan sederetan kata-kata indah tetapi harus nyata dalam perbuatan hidup kita setiap hari, mulai dari hal-hal yang kecil, mempercayakan kepada Allah.

Sahabat SENDAL SERIBU,
Marilah kita kembali ke dalam keluarga dan komunitas kita. Ada banyak yang sedang sakit di sana yang membutuhkan bantuan dari kita. Kita harus bawa mereka kepada Yesus, kita bawa bersama dengan IMAN yang kita imani agar tidak ada lagi yang sakit jasmani maupun rohani, tetapi yang ada hanyalah sebuah hidup di dalam KASIH ALLAH.

Bagaimana kita bisa percaya pada Perkataan Yesus kalau kita sendiri belum mengalami pengalaman ketersentuhan dengan ALLAH yang Mahakasih lewat Sabda Allah? Mari kita percaya akan perkataan Yesus yang memiliki daya untuk menyembuhkan, menghidupkan, dan menyegarkan jiwa dan raga kita. Jangan tunda lagi, beri dirimu didamaikan dengan Allah, agar kita hidup, dan memilikinya dalam kelimpahan.

Ya Allah, terima kasih untuk Sabda Kehidupan yang telah Engkau nyatakan kepada kami, lewat Yesus Kristus PuteraMu. Semoga kami senantiasa berpegang teguh pada Sabda KebenaranMu dan berlaku baik dan benar kepada sesama di sekitar kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, Amin.

Omnia Sunt Gratia Caritate Dei
Semua Karena Kasih Karunia Allah!
=1 Kor 15:10=

Servire Dio Con Amore e Gioia
Melayani Allah dengan Cinta dan Sukacita

error: Sorry Bro, Anda Terekam CCTV