Cepat, Lugas dan Berimbang

Pukulan Helm Baja Brimob di Kepala Tewaskan Anak Berprestasi di Tual

Ketua Umum Pengurus Besar Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (PB YLBHI) M Isnur mengecam keras peristiwa tersebut. Ia menilai tindakan pelaku sebagai kekerasan yang sangat serius terhadap anak.

”Polisi harus mengambil tindakan tegas dan serius. Pelaku harus dihukum secara pidana dan etik serta keluarga korban harus mendapatkan pemulihan,” ucapnya.

Menurut Isnur, kasus yang menimpa AT menunjukkan adanya persoalan sistemik di tubuh kepolisian yang belum diperbaiki.

Ia mencontohkan kasus Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang dilindas kendaraan taktis polisi, serta kasus Gijik di Seruyan, Kalimantan Tengah, yang tewas ditembak polisi.

Karena itu, ia mendesak adanya reformasi struktural di tubuh kepolisian, termasuk evaluasi peran Brimob dalam penanganan masyarakat sipil serta perbaikan sistem untuk mencegah kekerasan aparat.

Bagi Rijik dan keluarga, AT yang dikenal pandai mengaji itu telah pergi untuk selama-lamanya. Kesedihan mendalam masih membekas. Bagi mereka, hanya keadilan dan sanksi tegas yang diharapkan dapat mengurangi duka tersebut.

Sumber: Kompas.id

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN