Program Electrifying Agriculture PLN UIP Nusra Tingkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani Desa Lungar

Ruteng, infopertama.com – Program Electrifying Agriculture yang dijalankan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mulai memberikan dampak nyata bagi kelompok tani Desa Lungar, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Para petani mengaku produktivitas pertanian meningkat seiring kemudahan akses air dan pemanfaatan teknologi berbasis listrik dalam kegiatan budidaya.

Salah seorang petani Gendang Mesir, Desa Lungar, Emiliana Timan, mengatakan program tersebut telah membantu meningkatkan hasil pertanian sekaligus pendapatan masyarakat.

Berbagai komoditas yang dibudidayakan, seperti cabai, wortel, buncis, dan sawi putih, kini mampu menghasilkan panen yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Dengan sistem elektrik ini pekerjaan menjadi lebih mudah dan hasil yang diperoleh juga berbeda jauh dibandingkan sebelumnya. Dampaknya, pendapatan kami semakin meningkat,” ujar Emiliana.

Selain memenuhi kebutuhan masyarakat Desa Lungar, lanjut Emiliana, hasil panen lewat program ini juga telah dipasarkan ke berbagai wilayah lain, termasuk Pasar Puni di Ruteng. Di samping itu, hasil pertanian diserap oleh pemasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Emiliana menjelaskan bahwa sebelum adanya program tersebut, keterbatasan air menjadi salah satu kendala utama yang dihadapi petani. Proses penyiraman lahan masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan tenaga dan waktu yang lebih besar.

“Sekarang air tidak susah lagi karena telah dibangun infrastrukturnya oleh PLN UIP Nusra. Sebelumnya kami harus menyiram secara manual, sekarang tinggal menghidupkan pompa air dan sistem pengairan bisa berjalan lebih mudah,” ungkapnya.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel