Ruteng, infopertama.com – NTT Mart UBSP Lembu Nai SMA Negeri 2 Langke Rembong yang baru diresmikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena pada Selasa, 27 Januari 2026 siang langsung mendapat perhatian publik.
Perhatian dan dukungan itu karena produk lokal IKM dan UMKM mendapat panggung legal pemasaran. Tujuannya, ada peningkatan nilai ekonomi yang akan dirasakan masyarakat NTT. Terlebih, ketergantungan akan produk-produk dari luar daerah.
Hal itu juga sebagaimana dikemukan Kadis Perindag Provinsi NTT selaku ketua Panitia, Z. Sonny Libing dalam laporannya saat acara prelaunching di Halaman SMA Negeri 2 Langke Rembong, Selasa.
Demikian Sonny Libing, bahwa NTT Mart merupakan kebijakan Bapak Gubernur NTT, Melky Laka Lena untuk menjawab persoalan yang dihadapi oleh masyarakat hari ini terutama pengusaha IKM yaitu ketika mereka telah memproduksi produk lokal baik itu kuliner, kreasi maupun fashion tapi mereka kesulitan menjual produk mereka.
“NTT Mart hadir untuk menjawab itu di mana seluruh produk lokal dibeli oleh pemerintah daerah kemudian ditaruh di NTT Mart dan dipasarkan oleh pemerintah. Ini juga menjadi implementasi kebijakan gerakan beli NTT. Sebuah gerakan spirit yang dicanangkan oleh Bapak Gubernur dan Bapak Gubernur kepada seluruh masyarakat NTT untuk mengenal, memproduksi, dan membeli produk lokal. Setelah berabad-abad kita menggunakan produk dari luar, ketimbang kita menggunakan produk kita.” Ujar Libing.
Dan itu, jelas Libing terbukti di dalam neraca perdagangan kita yang minus 51 triliun karena lebih banyak kita beli dari luar ketimbang kita beli dari sini.
Sayangnya, alih-alih memajang produk IKM dan UMKM lokal, NTT Mart UBSP Lembu Nai SMA Negeri 2 Langke Rembong langsung memajang produk Industri AMDK”Ruteng” yang sontak menjadi keraguan publik.
Semangat awal NTT Mart yang didengungkan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena seakan runtuh dengan adanya produk-produk industri AMDK.
Dihubungi pasca giat Launching itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena via gawainya memastikan apapun itu asal diproduksi di NTT boleh dipajang di NTT Mart. Gak masalah.
“Sejauh produk di NTT silakan. Ruteng – Nagekeo – Kelimutu, silakan.” Ujar Gubernur Melky Laka Lena, Rabu, 28 Januari 2026 via gawainya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel



