Rangkaian kegiatan Peringatan HAN ke-41 desa Tengku Lese dimulai dengan upacara Bendera di halaman SDK Pasa yang dihadiri berbagai unsur masyarakat dan tamu Undangan. Dan tentu, para anak-anak dari berbagai satuan pendidikan mulai PAUD, SDK Pasa dan SMKN 1 Rahong Utara yang ada di desa Tengku Lese.
Adrianus Sadu, Kepala Desa Tengku Lese bertindak langsung sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, Adrianus membacakan sambutan Bupati Manggarai yang menekankan pentingnya menjadikan anak sebagai subjek pembangunan, bukan sekadar pelengkap.
“Anak merupakan potensi dan penerus cita-cita perjuangan bangsa yang memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat khusus yang memerlukan perlindungan dalam rangka menjamin pertumbuhan dan perkembangan fisik, mental dan sosial secara utuh. Masa depan bangsa berada di tangan anak saat ini.”

Demikian bahwa, peran sentral anak sebagai penerus cita-cita bangsa, dasar-dasarnya telah diletakkan oleh generasi sebelumnya. Agar mampu memikul tanggungjawab tersebut, anak perlu mendapat kesempatan yang seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang dengan wajar baik secara rohani, jasmani maupun sosial.
“Semakin baik kualitas anak saat ini maka semakin baik pula kehidupan masa depan bangsa. Kualitas anak yang perlu didorong peningkatan kualitasnya baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun karakter, akan sangat menentukan kualitas bangsa di masa depan.”
Bahwa, Indonesia telah mengimplementasikan Konvensi Hak Anak (KHA) dalam ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk Perda Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan KLA.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel

Tinggalkan Balasan