Cepat, Lugas dan Berimbang

Perayaan Paskah Berbasis Swadaya dan Keterlibatan Umat Jadi Cermin Hidupnya Gereja Sinodal

Gereja Sinodal
Ketua DPP Paroki Ekaristi Kudus Ka - Redong, Paulus Peos (infopertama.com/Rikhardus)

Keterlibatan orang muda juga dinilai memberi warna tersendiri. Kolaborasi antara generasi tua dan muda menghadirkan nilai regenerasi dan kerja sama yang saling melengkapi.

Beberapa nilai yang muncul dalam kepanitiaan antara lain kerja sama, swadaya, solidaritas antar generasi, keterbukaan, saling percaya, serta kreativitas.

Refleksi Paskah: Panggilan untuk Bangkit

Dalam homilinya pada Vigili Paskah (4 April 2026), Pater Kristianus Sambu, SVD, mengangkat tema:
“Akulah Kebangkitan dan Hidup: Pergilah dan Wartakan Yesus Sudah Bangkit” dengan dasar Sabda Tuhan:
Kejadian 1:1–2:2; Keluaran 14:15–15:1; Yesaya 55:1–11; Roma 6:3–11; Matius 28:1–10

Ia mengajak umat untuk memaknai Paskah sebagai panggilan untuk bangkit dari berbagai situasi hidup yang sulit. Melalui kisah para wanita di kubur dan pengalaman bangsa Israel menyeberangi Laut Merah, umat diingatkan akan pentingnya harapan dan kepercayaan kepada Tuhan.

Paskah, menurutnya, bukan hanya perayaan liturgi, tetapi juga ajakan untuk menghidupi iman dalam keseharian serta mewartakan kabar kebangkitan dalam kehidupan nyata.

Dalam refleksinya, Pater juga menggugah kesadaran umat agar tidak berhenti pada kemeriahan perayaan, tetapi berani bertanya pada diri sendiri: apakah kita sungguh telah bangkit dari sikap putus asa, egoisme, dan luka-luka kehidupan? Kebangkitan Kristus menantang setiap orang untuk keluar dari “kubur-kubur” pribadi—ketakutan, kekecewaan, dan ketidakpedulian—serta berani melangkah menuju hidup yang lebih bermakna.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa harapan Paskah adalah harapan yang hidup dan nyata. Di tengah berbagai kesulitan hidup, Tuhan tetap bekerja membuka jalan baru. Karena itu, umat diajak untuk menjadi pembawa terang bagi sesama, menghadirkan kasih, pengampunan, dan kepedulian dalam keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Dengan demikian, kebangkitan Kristus sungguh terasa dan hidup di tengah dunia.

Perayaan Paskah di Paroki Ka Redong tahun ini menjadi gambaran bagaimana umat di tingkat lokal menghidupi iman secara bersama-sama melalui partisipasi aktif, kemandirian, dan kerja sama lintas generasi.

Alleluia, Kristus telah bangkit. Ia sungguh bangkit. Alleluia.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

PLN