“Saya kira ini memang semacam uji publik dan saya kira di situ bisa kita lakukan,” sambungnya.
Lebih lanjut, Fadli mengatakan saat ini proses penulisan ulang sejarah Indonesia terus dilakukan oleh para penulis sesuai dengan bidang mereka secara simultan.
Ia mengatakan perkembangan proses penulisan ulang sejarah Indonesia tiap jilid saat ini beragam. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih 50 persen.


“Ada (jilid) yang 70 persen ada (jilid) yang 100 persen itu perjuangan mempertahankan kemerdekaan,” ujarnya.
Di sisi lain, Fadli berharap masyarakat sipil tak langsung memperdebatkan soal penulisan sejarah ulang Indonesia. Ia berharap masyarakat menunggu proses penulisan rampung.
“Tapi kan harus ditulis dulu kalau cuman kerangka yang kita perdebatkan itu seperti memperdebatkan pepesan kosong gitu ya jadi sejarahnya ditulis baru kita perdebatkan,” jelas dia.
Berikut 10 jilid buku sejarah yang sedang digarap tim sejarawan yang direncanakan rampung pada Agustus 2025 dan akan diuji publik pada Juni 2025 mendatang:
- Sejarah Awal Nusantara
- Nusantara dalam Jaringan Global: India dan Cina
- Nusantara dalam Jaringan Global: Timur Tengah
- Interaksi dengan Barat: Kompetisi dan Aliansi
- Respons Terhadap Penjajahan
- Pergerakan Kebangsaan
- Perang Kemerdekaan Indonesia
- Masa Bergejolak dan Ancaman Integrasi
- Orde Baru (1967-1998)
- Era Reformasi (1999-2024)
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel


