Pembaruan Data Bencana Manggarai: Verifikasi Korban Meninggal Bertambah, Jumlah Pengungsi Mulai Melandai

55 Jiwa Meninggal
Bupati Manggarai, Herybertus Nabit bersama Dandim 1612/Manggarai dan Kabag Tapem, Damianus Arjo memantau informasi terkini sumber dan kekuatan gempa yang melanda Manggarai pada Weather Information Display (WID) BMKG di Kantor BPBD Manggarai pada tanggal 16 Agustus 2026.

Ruteng, infopertama.com – Pembaruan data penanganan dampak bencana di Kabupaten Manggarai per Selasa malam, 22 September 2026 pukul 19.00 WITA, memperlihatkan dinamika signifikan di lapangan. Tim Data Posko Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai mencatat adanya penyesuaian pada jumlah korban jiwa yang terverifikasi, penurunan angka pengungsi, serta rekapitulasi data kerusakan bangunan.

Jumlah korban meninggal dunia yang terverifikasi resmi mengalami penyesuaian dari sebelumnya 62 jiwa menjadi 67 jiwa. Pengurus PMI Kabupaten Manggarai yang bertugas di Tim Data Posko Utama BPBD, Pino Jebarus, menegaskan bahwa penambahan lima korban meninggal tersebut bukan merupakan kejadian baru pada hari ini. Penambahan angka ini murni berasal dari proses validasi serta verifikasi data dan identitas korban yang baru selesai dirampungkan oleh tim pencatat di posko utama BPBD.

Di saat yang sama, perkembangan dinamis terlihat dari alur pergerakan warga terdampak di lokasi penampungan. Angka pengungsi mencatatkan penurunan yang cukup signifikan, dari sebelumnya berada di angka 6.029 jiwa kini melandai menjadi 4.983 jiwa yang tersebar di 45 titik posko pengungsian terpadu.

Seiring berkurangnya total pengungsi, jumlah kelompok rentan di posko pengungsian juga mengalami penurunan dari 1.969 jiwa menjadi 1.537 jiwa.

Mengenai tingkat kerusakan fisik, rekapitulasi sementara dari tim penanggulangan mencatat total 25.936 unit bangunan mengalami kerusakan di berbagai wilayah. Kerusakan rumah warga menjadi sektor yang paling mendominasi, di mana hasil verifikasi dan validasi sementara mencatat sebanyak 25.145 unit rumah mengalami kerusakan.

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel