Nono Siswa SDI Asal NTT Juara 1 International Abacus World Competition 2022

Melalui tayangan YouTube Biro Umum Setda Provinsi NTT, terlihat ia mampu menjawab semua soal dengan cepat dan tepat hanya dalam hitungan detik.

“Ini membuktikan Nono otaknya telah berkembang dengan cepat. Sehingga saya tidak perlu menulis soal tetapi Nono bisa dengar dan tangkap setiap angka (dalam menjawab pertanyaan),” puji Juli atas kemampuan Nono dalam menghitung.

Pada kompetisi Matematika tingkat dunia itu, Nono berhasil menyelesaikan 15.201 file. Dalam 1 file ada 10 soal. Jadi total soal yang berhasil dikerjakannya dalam jangka waktu satu tahun ialah sebanyak 152.010 soal yang diujikan dalam bentuk virtual dan listening dalam bahasa Inggris.

Sementara itu, juara kedua diraih oleh peserta dari Qatar yang mengerjakan 7.502 file atau 75.020 soal, hanya setengah bagian dari soal yang berhasil dikerjakan Nono dan juara ketiga dari USA yang mengerjakan 6.138 file atau 61.380 soal.

Acara tersebut akhiri dengan penyerahan penghargaan dari Founder Abacus Brain GYM USA kepada Nono. Yakni berupa piala, sertifikat dan hadiah uang tunai sebesar 200 Dolar AS yang disaksikan langsung Gubernur Viktor dan Bupati Kupang Korinus Masneno.

Selain menjuarai kompetisi tingkat dunia, ia juga sempat meraih juara pada lomba Olimpiade Matematika Internal Sekolah Binaan Astra.

Gubernur Viktor turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh guru dan pihak terkait yang telah menyelenggarakan kompetisi Matematika internasional tersebut.

“Guru yang baik melahirkan murid yang baik, guru yang pintar melahirkan murid yang pintar. Dan, guru yang cerdas melahirkan murid yang cerdas,” pungkasnya.

Laman: 1 2 3

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel 

 

Comments

One response to “Nono Siswa SDI Asal NTT Juara 1 International Abacus World Competition 2022”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses