Di Injil Matius, satu-satunya Injil yang memuat kisah ini, tidak disebutkan jumlah orang Majus yang menyembah bayi Yesus. Selain itu juga tidak disebutkan jenis kelamin maupun nama-nama mereka. Alkitab juga tidak menyebut lebih lanjut tentang orang Majus ini.
Dalam tradisi yang kemudian diilustrasikan dalam berbagai cerita, film, dan ilustrasi, jumlah orang Majus yang menyembah Yesus digambarkan tiga orang, hal ini berdasarkan jumlah hadiah (emas, mur, dan kemenyan) yang diberikan kepada orang tua Yesus.


Ada tradisi yang mengatakan bahwa jumlah orang Majus yang mula-mula berangkat ada empat orang, namun salah satu orang Majus tersebut tidak sampai ke kandang domba tempat Yesus dilahirkan dan baru bertemu Yesus di kemudian hari

Persembahan
Persembahan yang dibawa untuk bayi Yesus mempunyai lambang sendiri-sendiri:
Emas melambangkan bayi Yesus yang akan menjadi raja agung
Kemenyan melambangkan bayi Yesus yang akan menjadi imam agung
Mur melambangkan bayi Yesus yang kelak akan mati untuk menebus dosa manusia
Yesus, Maria, Yusuf
Yusuf mempunyai tunangan seorang perawan bernama Maria, yang tinggal di Nazaret. Sebelum mereka hidup sebagai suami isteri, ternyata Maria mengandung dari Roh Kudus.
Sebagai seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikan Maria dengan diam-diam.
Tetapi dalam mimpi Yusuf mendapat perintah dari malaikat Tuhan untuk tetap menikahi Maria dan memberi nama anak yang akan dilahirkan itu Yesus.
Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
