Motif Sakit Hati, Cara Sadis Anak Racuni keluarganya Pakai Arsenik di Magelang

“Pelaku telah mengakui melakukan pembunuhan dengan cara mencampuri minuman teh hangat dan es kopi dengan racun yang ia beli secara online. Kita masih kembangkan motifnya,” beber Zakun.

Saat ini, DD ditahan di Polresta Magelang untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan. Dari hasil olah TKP, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa gelas dan sendok yang digunakan untuk mengaduk dan mencampur racun ke dalam minuman.

Sakit Hati Bebani Urus Kebutuhan Keluarga

Aksi nekat DD menghabisi nyawa keluarganya itu karena sakit hati diberi beban menanggung kebutuhan keluarga. Pembunuhan tersebut sudah direncanakan dengan mencampuri zat racun arsenik.

“Sakit hati karena terduga pelaku diberi beban untuk mencukupi kebutuhan keluarga sehari-hari dan biaya obat orang tua sakit-sakitan,” terang Zakun.

Alasan pelaku keberatan diberi beban untuk mencukupi kebutuhan lantaran karena tidak bekerja. Sedangkan kakak perempuan selama ini bekerja dengan status kontrak tidak mendapat beban yang sama.

“Kakaknya sempat kerja kontrak sekarang berhenti justru tidak mendapat beban yang sama,” ungkapnya.

Akhirnya pelaku mempunyai niat membunuh orang tua dan kakak kandungnya dengan mencampur zat kimia yang tersedia di minuman gelas teh dan kopi. Hingga kini, pihaknya masih melakukan identifikasi bukti zat racun oleh Polda Jateng.

“Jadi untuk racunnya ada beberapa jenis. Yang berhasil kami identifikasi berdasarkan hasil autopsi dan sisa bukti yang ada di lokasi kejadian jenisnya semacam arsen,” jelasnya.

Tersangka dikenakan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman penjara bisa seumur hidup atau hukuman mati.***

Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel