Tag: Pembunuhan Sadis di Mertoyudan Magelang

  • Terancam Hukuman Mati, ini Wajah si Anak Durhaka Dhio Daffa Pembunuh Keluarganya dengan Racun Arsenik

    Magelang, infopertama.com – Polisi resmi menetapkan Dhio Daffa (22) bungsu dari dua bersaudara sebagai tersangka pembunuhan orang tua dan kakak kandungnya. Anak bungsu ini telah meracuni keluarganya hingga tewas.

    Dirreskrimum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, penetapan Dhio Daffa sebagai tersangka usai miliki alat bukti cukup.

    “DD sudah kami tetapkan tersangka dengan pembuktian mendapatkan pengakuan. Kemudian mendapatkan barang bukti lainnya yang mendukung terjadinya pembunuhan. Namun kita yakinkan dengan penyebab kematian,” ujar Djuhandani di lokasi, Selasa (29/11).

    Dhio Daffa

    Polda Jawa Tengah juga melakukan asistensi terhadap kasus yang menghebohkan ini. Polisi menggunakan metode Scientific Crime Investigation (SCI) untuk menyelidiki kasus pembunuhan sekeluarga dengan cara mencampurkan racun arsenik dengan minuman ini.

    “Untuk penyidikan lebih scientific kita akan uji melalui labfor hasilnya seperti apa? Apakah berkaitan dengan korban barang bukti dan TKP, apakah berhubungan sehingga melakukan penyidikan secara scientific tidak hanya sekadar pengakuan tersangka? Kita khawatir pengakuannya saja nanti di pengadilan mengelak, itu akan menjadi kesulitan sendiri untuk mengambil keputusan hakim,” kata dia.

    Baca juga: Bule Inggris Maling Motor Milik Bule Australia, Ditangkap Polisi Indonesia

    Tersangka meracuni ibu, ayah dan kakak kandungnya menggunakan racun arsenik. Dhio mengaku membeli racun via online. Racun itu ia campurkan ke dalam kopi dan teh buatan ibunya. Ia pun kini terancam hukuman mati.

    Laman: 1 2

  • Motif Sakit Hati, Cara Sadis Anak Racuni keluarganya Pakai Arsenik di Magelang

    Magelang, infopertama.com – Sadis memang, cara seorang anak di Mertoyudan, Magelang Jawa Tengah yang tega racuni keluarganya sendiri hingga tewas. Ayah, ibu dan kakak kandungnya harus kehilangan nyawa gegara ulah DD (22) yang karena sakit hati lalu mencampurkan Racun Arsenik ke dalam minuman teh hangat.

    Kejadian naas anak racuni keluarganya ini terjadi di Dusun Prajenan RT 10 RW 1 Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Ketiga korban ditemukan tewas di rumahnya sendiri, Senin (28/11).

    DD awalnya pura-pura menemukan ketiga korban pada pukul 07.30 WIB. Ketiganya ia temukan di dalam kamar mandi. Mengetahui para korban sudah tidak bernyawa, DD dengan bantuan saksi asisten rumah tangga berinisial AA kemudian membantu membawanya ke rumah sakit Merah Putih Magelang.

    “Di RS Merah Putih petugas medis melakukan pemeriksaan, bahwa ketiga korban dinyatakan telah meninggal dunia,” kata Plt Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun di Magelang, Senin (28/11).

    Ada tiga orang di antaranya AA (58). Dia merupakan bapak dari DD. Kemudian HR (54), ibu pelaku dan DK (25) kakak pelaku.

    “Dugaannya diracun sehingga korban merasakan mual, muntah menuju ke kamar mandi dan seketika itu juga meninggal dunia,” jelas Zakun.

    Dengan bekal dugaan tersebut, polisi lantas melakukan olah TKP dan penyelidikan dengan memeriksa para saksi termasuk DD. Polisi yakin bahwa pelaku pembunuhan tersebut masih terdapat hubungan keluarga.

    Usai melakukan pendalaman kasus, Polres Magelang akhirnya meringkus DD. Dia telah mengakui perbuatannya. DD melakukan pembunuhan dengan cara mencampurkan racun yang dibeli secara online ke dalam minuman ketiga korban.

    Laman: 1 2