“Kalau seperti Sumba Timur nanti berhasil kita bangun, dan misalkan kedepannya kita punya 10 lokasi budidaya yang sama maka kita bisa mengalahkan industri udang di Ekuador,” lanjut Sang Menteri.

Menteri Trenggono juga berharap agar segera melaksanakan semua proses mulai dari tender sehingga pekerjaan selanjutnya juga dapat dkerjakan. “Harapan saya proses tendernya harus segera, di mana dalam bulan-bulan ini harus sudah beres sehingga nanti kemudian pekerjaan juga langsung dikerjakan.
Selanjutnya kita serahkan Pemerintah Provinsi NTT untuk mensuplay listrik, lalu kita juga harapkan ada perumahan yang dibangun. Nanti di situ ada real estatenya yang tertata dengan bagus, karena kerjanya disitu,” kata beliau.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dr. TB. Haeru Rahayu, A.Pi, M.Sc juga memaparkan terkait dengan perkembangan pembangunan Budidaya Udang Terintegrasi (Integrated Shrimp Farming) di Kabupaten Sumba Timur.
“Saat ini posisi kita berada di posisi atau tahapan kedelapan yaitu Penetapan Sumber Pembiayaan (PSP) dan sudah selesai. Kami sedang menempuh di tahapan kesembilan dan kesepuluh yaitu Lelang Rancang Bangun dan Lelang Manajemen Konstruksi. Jadi untuk menuju ke tahapan 9 dan 10 persyaratannya 1 kalau kami sudah ada Kepmen Desain and Build yang akan ditandatangan oleh Pak Menteri. Kemudian lahan juga sudah clear and clean. Kalau ini tercapai maka selanjutnya kami akan melobi teman-teman di Kemenkeu terkait dengan lelang KSA,” Papar Dirjen Perikanan Budidaya.
Ikuti infopertama.com di Google Berita dan WhatsApp Chanel
Tinggalkan Balasan